Home > Berita Liga Indonesia > Persib Bandung > Pelatih Persib Larang Keras Anak Asuhnya Ikut Tarkam

Pelatih Persib Larang Keras Anak Asuhnya Ikut Tarkam

Bandung – Dengan ditundanya Liga 1 2020 hingga baru Februari 2021 mendatang maka banyak klub Liga 1 yang kemudian meliburkan para pemainnya dari kegiatan latihan tim. Dalam hal ini termasuk Persib Bandung.

Meski demikian, berbeda dengan tim lainnya seperti Persita Tangerang dan PSIS Semarang yang memperbolehkan para pemainnya mengisi waktu dengan mengikuti kompetisi antar kampung atau tarkam, pelatih Persib Bandung Robert Alberts dengan tegas melarang pemainnya untuk ikut tarkam.

“Jelas, pemain kami tidak boleh melakukan aktivitas sepakbola dengan organisasi lain. Itu sudah ada di dalam kontrak mereka. Jadi, kami tidak memberi izin kepada mereka untuk melakukan sesuatu yang tidak dibolehkan dalam kontrak,” kata Robert Alberts.

Robert Alberts juga melarang pemain Persib Bandung mengikuti kegiatan fun football bersama rekan-rekan mereka.

“Tarkam tentu tidak boleh, termasuk juga fun football. Itu semua tidak boleh dilakukan oleh pemain. Kecuali kalau kegiatan khusus, itu baru kami izinkan. . . . Gabung . . . Misalnya, seperti mengikuti kegiatan amal atau yang semacamnya, jika ada manfaatnya,” jelas Robert.

Manajemen Persib Bandung memiliki alasan tersendiri mengapa melarang pemainnya untuk mengikuti kegiatan sepak bola, seperti tarkam.

Kegiatan tersebut dinilai berisiko menyebabkan cedera. Selain itu, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini tentu saja tidak aman melakukan kegiatan di tengah massa.

Karena itu, pihak klub akan memberikan hukuman atau teguran keras kepada pemain mereka yang ketahuan mengikuti kegiatan di luar organisasi Persib Bandung.

x

Check Also

Diminta Mundur Oleh Bobotoh, Ini Komentar Robert Alberts

Bandung – Hasil imbang yang diperoleh Persib Bandung dalam empat laga berturut-turut membuat Bobotoh mulai ...