Home > Berita Liga Indonesia > Pelatih Persela Tak Melarang Pemainnya Main Tarkam

Pelatih Persela Tak Melarang Pemainnya Main Tarkam

Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar memberikan izin bagi pemainnya yang ingin bermain di ajang sepak bola tarkam (antar kampung). Keputusan Nil ini didasari karena situasi kompetisi yang tidak jelas. Seperti yang diketahui lanjutan Liga 1 2020 sampai sekarang belum bisa dilanjutkan.

Rencananya kompetisi baru bisa digulirkan pada Februari tahun depan. Sambil menunggu waktu itu tiba, Nil memberikan kebebasan bagi para pemainnya. Pemain pun tidak dapatkan larangan kalau ingin bermain tarkam.

“Kami persilahkan saja,” kata Nil.

“Kembali ke pribadi masing-masing.

“Dalam kondisi seperti ini, kami tidak bisa (terlalu ketat), kami jalan saja seperti air mengalir,” katanya.

Lebih lanjut, hal serupa juga dikatakan kapten Persela, Eky Taufik Febrianto. Menurut Eki justru tarkam bisa memberikan beberapa manfaat bagi para pemain. Contohnya yaitu pemain bisa menjaga sentuhan bolanya. Selain itu pemain juga dapat sekaligus menjaga fisiknya.

“Menurut saya sah-sah saja, mengingat sampai saat ini kondisi sepak bola Indonesia masih kayak gini, gak ada kejelasan,” kata Eky.

“Untuk . . . Gabung . . . menjaga kondisi dan feeling ball juga, felling pertandingan, itu harus dijaga,” katanya.

Sementara itu, sebelum Persela ada PSIS yang juga mengizinkan pemainnya main tarkam. Dikatakan Wahyu Winarto selaku Manajer Umum PSIS, izin diberikan karena saat ini sedang dalam situasi yang tidak biasa.

“Ya memang sikap manajemen tegas, sebetulnya kalau masih dalam ranah kontrak seharusnya tidak boleh bermain tarkam,” kata Wahyu.

“Cuma dalam kondisi force majeure ini kami ada toleransi sedikit, anak-anak juga mungkin butuh pemasukan,” katanya.

x

Check Also

Persis Solo Menang Atas PSG Pati Pada Laga Perdana

Solo – Persis Solo berhasil mengawali kompetisi Liga 2 2021 dengan hasil positif setelah menang ...