Home > Berita Liga Indonesia > Nasib Pemain Bergaji Kecil Yang Mendapat Potongan 75 Persen

Nasib Pemain Bergaji Kecil Yang Mendapat Potongan 75 Persen

Dalam hal ini, Ruddy tengah menyoroti pemain dengan gaji yang minim. Menurut Ruddy dengan hanya diberikan 25 persen, pemain akan sangat sulit dalam memenuhi kebutuhannya.

Terlebih dalam situasi saat ini juga sedang sulit karena pandemi Covid-19 tak kunjung selesai. Namun Ruddy juga berpendapat beberapa pemain masih bisa bertahan meski gajinya hanya diberikan seperempat dari kontrak awal.

Khususnya adalah pemain yang bergaji di atas 100 juta rupiah.

“Jumlah 25 persen itu kalau bayarannya Rp 100 juta ke atas masih bisa dirasakan,” kata Ruddy. Sementara itu kepastian yang terkait dengan gaji 25 persen ini telah dipastikan melalui sebuah Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh PSSI belum lama ini.

Dalam SK yang bernomor SKEP/69/XI/2020 dijelaskan terkait dengan gaji pemain. PSSI juga mewajibkan klub agar bisa membayar gaji pemain sebesar 25 persen.

Hal ini akan dilakukan untuk bulan Oktober . . . Gabung . . . hingga Desember 2020. Bukannya tanpa dasar, keputusan tersebut diambil oleh PSSI sesuai dengan kesepakatan yang telah terjalin dengan Klub Liga 1, Liga 2, APPI serta APPSI.

Selain Arema FC, diwakili sang pelatih Robert Rene Alberts, Persib juga menyayangkan keputusan tersebut.

Menurutnya dengan besaran gaji seperti itu pemain bakal susah untuk bertahan.

“Kami hidup dengan gaji 25 persen dan tidak banyak orang yang bisa bertahan,” kata Robert.

x

Check Also

Persis Solo Menang Atas PSG Pati Pada Laga Perdana

Solo – Persis Solo berhasil mengawali kompetisi Liga 2 2021 dengan hasil positif setelah menang ...