Home > Berita Bola > Menpora Ungkap Biaya Pelatihan Lisensi C AFC Ditanggung APBN

Menpora Ungkap Biaya Pelatihan Lisensi C AFC Ditanggung APBN

Denpasar – Kemenpora kembali menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggalakkan sejumlah agenda kegiatan guna mendukung kemajuan sepak bola sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2019 tentang percepatan prestasi sepak bola nasional.

Salah satu agenda kegiatan yang baru selesai dilakukan yakni menggelar kursus kepelatihan berlisensi C AFC bersama PSSI.

Kursus kepelatihan tersebut digelar di Bali sejak 1 November 2020 lalu, dan ditutup oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali pada Sabtu (14/11/2020).

“Sebagai implementasi hal tersebut kami memfasilitasi penyelenggaraan pelatihan pelatih lisensi C AFC bekerjasama dengan PSSI. Semua pembiayaan pelatihan ini dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kemenpora,” kata Zainudin Amali.

Menpora berharap, dengan agenda kursus kepelatihan yang sudah selesai digelar tersebut akan lahir pelatih-pelatih sepak bola berkualitas sebagai salah satu kunci peningkatan prestasi sepak bola di Tanah Air.

“Saya berharap melalui pelatihan ini akan muncul pelatih yang bisa menyamai level pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong. Makanya kepada para peserta jangan berhenti sampai level ini, kejar level internasional berikutnya, minimal Level AFC Pro, pemerintah siap fasilitasi,” ucapnya.

Sejumlah pemain Liga 1 dan Liga 2 juga tercatat sebagai peserta kursus kepelatihan ini. Beberapa nama di antaranya yakni Rizky Pora, Aditya Harlan, Deden Natsir, Agung Mulyadi, Hasyim Kipuw, Aditya Putra, I Gede Sukadana, Jefri Kurniawan, Ahmad Jufriyanto, . . . Gabung . . . Tinus Pae, Boaz Solossa, Munhar, Dany Saputra, Asri Akbar, hingga T.A Mushafry.

Selain menutup kursus kepelatihan, Menpora Zainudin Amali juga menyempatkan diri untuk meninjau persiapan Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, yang sedang direnovasi untuk digunakan sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 2021 Indonesia.

“Pemerintah berharap setelah direnovasi stadion ini bisa bertaraf internasional sehingga dapat digunakan berbagai event internasional seperti Piala Asia atau Piala Dunia. Lalu dapat dikombinasikan dengan potensi pariwisata yang dikemas dalam pengembangan sport tourism,” kata Zainudin Amali.

“Saya yakin dan optimis Bali akan menjadi tuan rumah yang baik dan sukses karena memiliki pengalaman menggelar berbagai event internasional dan level dunia,” sambungnya.

Selain I Wayan Dipta, ada empat lapangan latihan lainnya di Bali yang direnovasi untuk Piala Dunia U-20 tahun depan. Keempat lapangan latihan tersebut yakni Stadion I Gusti Ngurah Rai, Stadion Gelora Tri Sakti, Stadion Kompyang Sujana, dan Stadion Gelora Samudra.

x

Check Also

Prediksi Lazio vs Marseille,UEFA Legue 2021/22, 21 Oktober 2021

Jakarta – Pada matchday 3 Grup E UEFA  League atau Liga Europa 2021/22, akan mempertemukan ...