Home > Berita Liga Champions > Matthijs De Ligt Akui Juventus Tak Tampil Baik Saat Hadapi Ferencvaros

Matthijs De Ligt Akui Juventus Tak Tampil Baik Saat Hadapi Ferencvaros

Turin – Juventus unggul tipis 2-1 atas tamunya, Ferencvaros, pada matchday 4 Grup G Liga Champions 2020/21, Rabu (25/11/2020).

Meski unggul dalam hal penguasaan bola (67 persen berbanding 33 persen) Juventus nampak kesulitan untuk menembus barisan pertahanan Ferencvaros yang rapat.

Dalam dalam laga tersebut, Bianconeri bahkan tertinggal terlebih dahulu lewat gol dari Myrto Uzuni berhasil menjebol gawang Wojciech Szczesny pada menit ke-19.

Juventus baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Cristiano Ronaldo di menit ke-35. Namun Juventus harus menunggu hingga masa injury time babak kedua saat Alvaro Morata mencetak gol.

Dengan kemenangan ini, Juventus memastikan diri lolos ke babak 16 Besar Liga Champions 2020/21 karena poin mereka sudah tidak bisa terkejar lagi oleh Ferencvaros dan Dynamo Kiev.

Meski demikian, bek Juventus, Matthijs De Ligt menilai skuad Juventus gagal menang besar meski lebih banyak menguasai bola karena mereka kesulitan dalam menciptakan peluang dan lambat dalam operan bola.

“Pertandingan ini sangatlah rumit, karena Ferencvaros tampil dengan sangat baik, bermain dengan sangat rapat dan sulit untuk menemukan pemain di antara lini,” kata De Ligt.

“Yang terpenting . . . Gabung . . . adalah meningkatkan kecepatan edaran bola, bermain dengan keyakinan lebih, dan kami tak mampu menciptakan peluang,” sambungnya.

Meski demikian, De Ligt mengaku bertanggung jawab atas gol yang bersarang di gawang Wojciech Szczesny.

“Saya membuat kesalahan dalam gol mereka, tapi kami punya kualitas teknis yang besar di tim, jadi saat mereka tak mampu menggerakkan bola dengan cepat dan memainkannya secara pendek, itu akan memudahkan lawan,” pungkasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh pelatih Juventus, Andrea Pirlo, yang mengaku kecewa karena tim asuhannya lambat dalam mengalirkan bola.

“Kami harus mencoba menggerakkan bola maju dan mundur lebih cepat untuk melebarkan pertahanan lawan. Kami terlalu lamban dalam menggerakkan bola yang mana membuat mereka jadi lebih mudah untuk bertahan,” kata Pirlo.

x

Check Also

Juve

Tanpa Ronaldo Juventus Lebih Kompak ?

London – Kepergian Cristiano Ronaldo menjadi sebuah kehilangan yang besar buat Juventus. Namun positifnya, pasukan ...