Home > Berita Liga Inggris > Mason Greenwood Bisa Gagal di MU Jika Terus Bersikap Indisipliner

Mason Greenwood Bisa Gagal di MU Jika Terus Bersikap Indisipliner

Mason Greenwood bisa saja mengalami nasib serupa dengan wonderkid gagal Manchester United, Ravel Morrison, karena mulai nakal dan banyak tingkah. Mason Greenwood sempat membuat publik sepak bola dunia kagum pada penampilan bagusnya musim lalu. Menjalani musim debutnya bersama tim senior Manchester United, Greenwood langsung tancap gas dan memecahkan rekor hebat.

Greenwood mampu menyamai rekor pencetak gol terbanyak klub, Wayne Rooney, saat itu. Musim lalu, penyerang kelahiran Bradford, Inggris itu berhasil mencetak 17 gol di semua kompetisi untuk Manchester United. Jumlah gol itu dicapai Greenwood pada usia yang sama dengan Rooney saat melakukan debutnya untuk Manchester United, yakni 18 tahun.

Penampilan bagusnya itu membuat banyak pihak menggadang-gadang dirinya akan menjadi bintang sepak bola besar dunia suatu saat nanti. Tapi, kondisi Greenwood musim ini jauh berbeda dari kondisinya musim lalu. Bak terkena star syndrome, Greenwood mulai berulah dan melakukan tindakan-tindakan nakal yang seharusnya tidak dilakukan.

Semuanya bermula saat Greenwood menyelundupkan dua wanita Islandia ke hotel timnas Inggris bersama Phil Foden. Greenwood pun dicoret dari timnas Inggris setelah insiden itu karena dinilai melanggar aturan protokol kesehatan. Tidak berhenti di situ, beberapa saat kemudian, penyerang 19 tahun itu kedapatan menghirup gas tertawa saat menghadiri pesta bersama teman-teman seumurannya.

Sejak saat itu, berbagai tindakan indisipliner Greenwood mulai bermunculan satu per satu. Greenwood disebut mulai berangkat telat saat berlatih bersama Manchester United dan tidak menjaga kebugarannya karena sering keluar malam. Bahkan, bintang Manchester United, Bruno Fernandes, dikabarkan pernah marah dengan Greenwood karena terlihat malas-malasan saat berlatih.

Rentetan tindakan nakal dan konyol Greenwood itu pun mengingatkan pada wonderkid gagal Manchester United, Ravel Morrison. Morrison sempat digadang-gadang oleh pelatih legendari Manchester United, Sir Alex . . . Gabung . . . Ferguson, sebagai talenta luar biasa. Hal itu disampaikan oleh mantan anak didik Ferguson di Manchester United, Gary Neville, dalam sebuah wawancara.

“Saat Ravel berusia 13 tahun, saya ingat dengan tegas Sir Alex Ferguson mengatakan dia adalah bakat terbesar yang pernah dilihat di klub sejak Ryan Giggs dan itu adalah pernyataan luar biasa dari seseorang seperti dia,” Kata Neville.

Tapi, Morrison pada akhirnya gagal membangun kariernya karena berbagai sikap yang kurang profesional sebagai pemain sepak bola.

“Dia spesial, sangat spesial. Tapi saya tidak berpikir kalau dia memiliki sikap yang buruk dan kurang kerja keras,” kata Neville.

Morrison pada akhirnya tidak promosi ke tim senior Manchester United dan dijual ke West Ham United. Bersama West Ham United, Morrison pun hanya berulang kali dipinjamkan ke berbagai tim Inggris lainnya. Pemain yang sekarang berusia 27 tahun itu bahkan sempat berstatus tanpa klub selama setengah musim. Lazio datang menyelamatkan karier Morrison, meskipun berulang kali dipinjamkan ke beberapa klub.

Sekarang, Morrison bermain untuk tim Eredivisie Liga Belanda, ADO Den Haag dengan kontrak yang akan berakhir musim ini. Kondisi Greenwood saat ini pun dikhawatirkan bisa membuat dirinya berakhir seperti Morrison. Musim ini, Greenwood sudah jarang menjadi pilihan utama Solskjaer dan bahkan dicoret dari timnas Inggris karena performanya menurun.

x

Check Also

jurgen klopp and thomas tuchel

Jelang Laga Akhir Pekan Ini , Jurgen Klopp Beri Pujian Kepada Thomas Tuchel

Liverpool – Pada akhir pekan ini Liverpool akan menjamu Chelsea di Anfield dalam laga pekan ...