Home > Berita Liga Inggris > Mantan Pemilik Crystal Palace Tanggapi Situasi Solskjaer di MU

Mantan Pemilik Crystal Palace Tanggapi Situasi Solskjaer di MU

Kinerja dari Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United kini tengah menjadi sorotan publik. Beberapa hasil buruk pada awal musim 2020/2021 telah membuat Solskjaer berhasil mendapat beberapa nilai buruk.

Solskjaer mulai menjabat pada posisi manajer di United di bulan Desember 2018 lalu. Saat itu, United baru saja memecat Jose Mourinho usai klub mendapat hasil buruk serta ruang ganti tak harmonis.

Pria asal Norwegia tersebut membawa angin segar bagi United. Status sebagai legenda banyak membantu Solskjaer untuk menjalankan tugas. Musim 2018/2019 berakhir dengan cukup bagus untuk United.

Pada musim 2019/2020, sang Setan Merah mampu finish pada posisi ketiga klasemen Premier League. Hasil ini dianggap sangat bagus kendati United sejatinya gagal meraih satu gelar pun untuk juara musim itu.

Solskjaer, Layak atau Tidak di MU?

Musim 2020/2021 berjalan cukup sulit bagi United. Kekalahan atas Crystal Palace serta Tottenham di Old Trafford membuat fans murka besar. Lalu, disusul kekalahan beruntun pada saat lawan Istanbul Basaksehir dan Arsenal.

Kinerja dari Solskjaer sebagai manajer pun mulai diragukan.

“Ole Gunnar Solskjaer bukanlah manajer yang buruk. Saya yakin bahwa yang United butuh, untuk bisa berada di belakang Man City dan Liverpool, adalah manajer yang lebih dari Solskjaer,” ucap Simon Jordan kepada talkSPORT.

Mantan dari pemilik Crystal Palace itu menilai kinerja Solskjaer telah cukup baik. Hanya saja, dengan kualitas pemain yang . . . Gabung . . . ada, mereka harus nya bisa mendapat hasil lebih baik jika memiliki manajer yang lebih berkualitas.

“Ada kualitas di ruang ganti dan tidak diragukan lagi bahwa United adalah tim yang lebih dari hasil mereka dalam beberapa laga musim ini,” kata Jordan.

Harus Konsisten

Simon Jordan melihat adanya sebuah aspek yang tidak dimiliki oleh United yakni konsisten. United terkadang bisa bermain sangat bagus, seperti saat menang atas PSG dan RB Leipzig. Akan tetapi, MU juga kadang bermain di bawah standar dan akhirnya kalah.

“Saya pikir tim teratas tidak memiliki bukit dan lembah,” kata Simon Jordan.

“Apa yang menjadikan sebuah tim berada di papan atas adalah konsistensi dan Anda tidak dimiliki tim papan atas adalah performa yang bagus diikuti dengan performa di bawah standar,” tegas Simon Jordan.

Manchester United kini berada di posisi ke-14 klasemen Premier League dengan torehan 10 poin.

x

Check Also

Romelu Lukaku Akan Dihadang Virgil van Dijk Saat Liverpool vs Chelsea Nanti

Liverpool – Pada akhir pekan ini dalam laga Premier League 2021/22 akan menyajikan pertandingan seru ...