Home > Berita Liga Italia > Lawan Real Madrid Tanpa Lukaku, Inter Bisa Apa ?

Lawan Real Madrid Tanpa Lukaku, Inter Bisa Apa ?

Inter Milan dipastikan tidak akan diperkuat bomber andalan Romelu Lukaku saat bertandang ke Real Madrid di partai Liga Champions.

Real Madrid menjamu Inter Milan dalam matchday 3 Grup B Liga Champions di Stadion Alfredo Di Stefano, Selasa (3/11/2020) atau Rabu dini hari WIB.

Partai ini bagaikan final pertama yang bisa menentukan peluang mereka lolos ke babak berikutnya. Dikategorikan sebagai unggulan di grup ini, Madrid dan Inter malah bertengger di dua posisi terbawah, tanpa kemenangan dalam dua partai.

Inter merasa sial, saat melakoni duel sepenting ini, mereka tak bisa menurunkan Romelu Lukaku. Karena belum pulih dari cedera, ia harus diistirahatkan. Sangat berbahaya bagi pelatih Antonio Conte karena Inter sepertinya belum belajar cara menambal peran Lukaku saat sang predator gol absen.

La Beneamata nyaris kalah setelah tertinggal 0-2 lebih dulu sebelum gol Marcelo Brozovic dan Ivan Perisic yang memaksa hasil seri 2-2.

Hal ini juga bukan pertama kali Inter Milan kelimpungan saat Lukaku absen. Musim lalu, eks striker Manchester United ini melewatkan 3 pertandingan. Momen pertama adalah saat dikalahkan Barcelona 1-2 di fase grup Liga Champions 2019-2020. Sisanya, Inter memang menang dua kali di Liga Italia, tetapi lawannya hanya Torino dan SPAL.

Kedua tim jelas jauh dari level Real Madrid, apalagi raksasa Spanyol itu baru membangun kebangkitan setelah Eden Hazard kembali tampil dan bikin gol di laga terakhir kontra Huesca.

Dalam tiga laga yang disebutkan di atas, Conte memasang Lautaro Martinez bersama Alexis Sanchez sebagai duet utama di . . . Gabung . . . lini depan.

“Saya tak dapat mengatakan itu pasti (Alexis menggantikan Lukaku). Saya hanya bisa bilang, dia kembali berlatih untuk pertama kali setelah pulih. Anda bisa bayangkan,” katanya dalam jumpa pers, Senin (2/11/2020), dikutip Satupedia.com dari Football Italia.

Kalau misalnya skenario terburuk terjadi, publik Nerazzurri wajib cemas lagi jika Conte menurunkan pola yang sama seperti saat melawan Parma. Ivan Perisic dimainkan sebagai penyerang dadakan sebagai tandem Lautaro. Komposisi itu berantakan karena Lautaro tidak mendapat sokongan maupun referensi di lini depan.

Bermain dengan garis pertahanan tinggi untuk memaksimalkan serangan, lini belakang mereka malah terbuka dengan serangan frontal yang simpel kepada Gervinho.

Inter baru bisa mencetak gol setelah Conte menambah penyerang dan Perisic bermain di posisi favoritnya, sayap kiri penyerangan.

Tantangan besar bagi karier Conte jika Alexis memang tak bisa tampil menghadapi Real Madrid.

Pilihannya adalah mempertahankan skema andalan – yang mulai ramai dihajar kritik – dengan hasil seadanya, atau berinovasi untuk melakukan perubahan drastis terhadap formasinya.

x

Check Also

Juventus Tempel Terus Gabriel Jesus, Tidak Mau Menyerah Begitu Saja

Kabar mengenai ketertarikan Juventus terhadap Gabriel Jesus masih saja terdengar. Si Nyonya Tua dilaporkan masih intens berkomunikasi ...