Home > Berita Liga Champions > Inter Bakal Menang Lawan Real Madrid, Simak Dulu 3 Ulasan Ini

Inter Bakal Menang Lawan Real Madrid, Simak Dulu 3 Ulasan Ini

Setidaknya, ada 3 alasan yang cukup kuat Inter Milan masih memiliki banyak peluang untuk bisa mempermalukan Real Madrid di Liga Champions.

Di antara deretan pertandingan Liga Champions dini hari nanti, rasanya semua mata bakal tertuju pada pertandingan antara Real Madrid vs Inter Milan. Maklum saja dari segala sisi, inilah duel yang bisa dikatakan sebagai salah satu final kepagian.

Dari statistik pemain, jelas keduanya tim ini memiliki skuad bintang yang cukup kuat meski Real Madrid memiliki keunggulan di sisi ini.

Kedua tim juga dilatih oleh pelatih kelas internasional yang sudah terbukti seperti Antonio Conte dan Zinedine Zidane.

Sayangnya, kedua tim ini malah  terjerembab di posisi bawah grup Liga Champions setelah kalah di 2 laga sebelumnya.

Oleh karena itu, duel dini hari nanti akan menjadi penentu untuk siapa yang bisa keluar dari krisis ini lebih dulu.  Di sisi lain, siapapun yang kalah akan memiliki selangkah untuk gagal lolos ke babak selanjutnya Liga Champions.

Jika kita bicara soal statistik pemain, pengalaman dari masing masing pelatih di Liga Champions dan nanti akan main di kandang, jelas Real Madrid bakal lebih sedikit diunggulkan.

Terlebih di laga terakhir, Real Madrid sukses membantai Huesca sehingga moral tim sedang naik-naiknya. Sedangkan Inter Milan, Parma saja tidak bisa mereka taklukan.

Bahkan prediksi dari media luar juga lebih menjagokan Real Madrid, apakah ini pertanda buruk untuk Inter Milan untuk sekali lagi gagal lolos ke babak 16 besar?

Tentu itu semua masih prematur, karena Inter Milan setidaknya punya 3 alasan bisa permalukan Real Madrid.

Rekor Pertemuan

Meski Real Madrid terlihat lebih baik, ternyata rekor dar pertemuannya masih lebih memihak k arah Inter Milan. Menurut Transfermarket, Inter Milan berhasil menang 7 dari total 15 pertemuan dengan Real Madrid di dalam berbagai ajang.

Real Madrid sendiri hanya bisa menang dalam 6 pertandingan melawan Inter Milan, tipis memang, tapi tetap saja rekor dari pertemuan lebih memihak pada wakil dari Italia. Bahkan pertemuan terakhir di Liga Champions saja bisa dimenangkan Inter Milan.

Ketika . . . Gabung . . . itu pada 25 November 1998, Inter Milan berhasil menggasak Real Madrid dengan skor meyakinkan 3-1. Bahkan jika ingin mundur jauh ke pertemuan pertama kedua tim, berakhir dengan kenangan manis bagi Inter Milan.

Soalnya kemenangan 3-1 di pertemuan pertama dengan Real Madrid berbuah gelar Liga Champions pertama klub sepanjang sejarah pada 1964.

Antonio Conte sebagai motivator ulung mungkin bisa memakai sejarah untuk membangkitkan moral dan kepercayaan diri pemain Inter Milan.

Orang Dalam

Antonio Conte juga bisa mengandalkan pada informasi orang dalam untuk mengetahui kelemahan Real Madrid. Orang dalam itu adalah Achraf Hakimi.

Memang dalam sejarahnya, ada cukup banyak sekali perpindahan pemain yang berasal dari Inter Milan ke Real Madrid, begitupun sebaliknya. Teranyar ada Achraf Hakimi yang kini jadi wing back kanan andalan Conte di Inter Milan.

Berbekal pengalamannya di Real Madrid, setidaknya ia tentu tahu sedikit banyak kemampuan individu dari pemain Los Blancos.

Bagi Achraf Hakimi sendiri, ia tentu saja akan termotivasi karena merasa telah dibuang oleh Real Madrid.

Ketergantungan Benzema

Terakhir, jika dari Hakimi tak diketahui kelemahan Real Madrid, Conte tak perlu panik.

Soalnya secara kasat mata, kelemahan dari Real Madrid ini dapat dilihat bagaimana mereka terlalu bergantung pada seorang Karim Benzema.

Real Madrid memang memiliki cukup banyak pemain muda yang berbakat, tetapi tidak ada yang punya insting untuk membunuh semematikan seperti Karim Benzema.

Itulah alasannya, begitu Benzema absen, Real Madrid akan langsung menjadi macan ompong.

Mungkin Benzema akan diturunkan pada laga nanti, tapi Conte mulai bisa memikirkan bagaimana cara untuk mematikan pergerakan dari striker Prancis itu. Dengan menutup Benzema, setidaknya Inter Milan bisa mengurangi separuh kekuatan Real Madrid sehingga kemenangan pun bisa diraih.

x

Check Also

Mantan Legenda MU Soroti Lionel Messi Yang Harus Tiduran Jadi Pagar Betis PSG

Jakarta – Paris Saint-Germain (PSG) menang dengan skor 2-0 saat menjamu Manchester City di Parc ...