Home > Berita Liga Italia > Gagliardini Yakin Skema 3-5-2 Ala Conte Ampuh Usai Menang Lawan Sassuolo

Gagliardini Yakin Skema 3-5-2 Ala Conte Ampuh Usai Menang Lawan Sassuolo

Roberto Gagliardini mengklaim bahwa Inter Milan memang lebih cocok bermain dengan taktik 3-5-2 yang cukup tradisional, setelah berhasil membantai Sassuolo dengan skor 3-0 pada pertandingan lanjutan Liga Italia.

Setelah ditundukkan dengan skor 0-2 oleh Real Madrid pada Liga Champions, I Nerazzurri mengamuk di pentas domestik dengan mempersembahkan kekalahan perdana untuk I Neroverdi pada musim ini.

Gagliardini mencetak gol penutup setelah Alexis Sanchez membuka keunggulan dan gol bunuh diri Vlad Chiriches menggandakannya pada awal laga di Mapei Stadium, Sabtu (28/11/20) malam kemarin WIB.

“Itu merupakan pertandingan yang tidak boleh kita jalani dengan salah. Kami melakoninya dengan sikap yang benar, menunjukkan rasa hormat kepada Sassuolo, namun juga menempatkan kualitas kami di lapangan,” kata Gagliardini kepada Sky Italia.

“Ada beberapa momen sulit ketika kami dihunjam oleh sepak pojok, tidak banyak yang bisa dikatakan. Kami melihat tim yang lebih kompak, kami tidak membiarkan Sassuolo menyerang, dan tetap fokus hingga akhir.”

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, telah kembali kepada formasi tradisional 3-5-2 andalannya, setelah menempatkan Nicolo Barella di posisi trequartista yang menyebabkan mereka bermain dalam formasi 3-4-1-2.

“Itu . . . Gabung . . . membantu kami. Dengan bermain dalam tiga gelandang di lini tengah, kami lebih mudah untuk menutupi celah. Kami juga menggunakan sistem ini musim lalu, jadi kami mengetahuinya dengan baik dan tidak perlu waktu lama untuk menyesuaikannya,” jelas sang gelandang.

“Saya pikir pembeda terbesarnya pada laga ini adalah kami tahu bagaimana menunggu Sassuolo dan menekan mereka pada momen yang tepat. Dengan begini, kami bisa mempertahankan bola dan mengopernya, namun kemudian diintervensi oleh waktu yang tepat untuk menyerang balik.” ujar Gagliardini.

Berkat kemenangan ini, Inter Milan naik ke urutan kedua klasemen sementara Liga Italia, mengumpulkan poin yang sama dengan Sassuolo (18) dari sembilan kali berlaga.

x

Check Also

Juventus Tempel Terus Gabriel Jesus, Tidak Mau Menyerah Begitu Saja

Kabar mengenai ketertarikan Juventus terhadap Gabriel Jesus masih saja terdengar. Si Nyonya Tua dilaporkan masih intens berkomunikasi ...