Home > Berita Liga Indonesia > Dibesut Shin Tae-yong, 5 Pemain Liga 2 Ini Mampu Bersinar

Dibesut Shin Tae-yong, 5 Pemain Liga 2 Ini Mampu Bersinar

Shin Tae-yong, Pelatih timnas U-19 Indonesia, telah memanggil 33 pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan secara virtual.

Nama-nama itu didominasi oleh pemain-pemain yang juga diikutsertakan dalam pemusatan latihan di Kroasia.

Kebanyakan dari mereka merupakan para pemain yang menjadi bagian dari klub-klub kasta tertinggi pada Indonesia.

Sebut saja Beckham Putra yang bermain untuk Persib Bandung, Irfan Jauhari yang membela Bali United, hingga Bagas Kaffa yang adalah pemain Barito Putera.

Namun, di antara nama-nama tersebut, terselip lima mutiara yang berasal dari kasta kedua Liga Indonesia, yaitu Liga 2.

Mereka adalah Adi Satryo (PSMS Medan), Mohammad Kanu (Babel United), Muhammad Fadhil (Semen Padang), Andi Irfan (Tiga Naga), dan Genta Alparedo (Semen Padang).

Empat nama pertama merupakan pemain yang sudah pernah pernah tampil bersama timnas U-19 Indonesia di Kroasia.

Sementara Genta Alparedo baru saja pertama kali dipanggil oleh Shin Tae-yong ke skuad Garuda Nusantara.

Untuk empat pemain yang disebutkan pada awal, mereka sempat menunjukkan penampilan yang cukup apik dalam laga-laga uji coba yang dijalani.

Kemampuan Adi Satryo di bawah mistar gawang timnas U-19 Indonesia tidak perlu diragukan lagi.

Kiper PSMS Medan itu selalu mendapat kepercayaan oleh Shin Tae-yong dalam setiap laga.

Media PSSI

Gelandang timnas U-19 Indonesia, Muhammad Kanu Helmiawan saat perkuat Skuad Garuda Nusantara melawan Makedonia Utara, Rabu (14/10/2020).

Meski sempat kebobolan 10 gol dalam dua laga awal, Shin Tae-yong tetap percaya pada kemampuan Adi Satryo sebagai penjaga gawang.

Adi pun membalas kepercayaan Shin Tae-yong dengan peningkatan performa hingga akhirnya bisa mencatatkan clean-sheet dalam empat . . . Gabung . . . laga.

Sementara itu Mohammad Kanu sempat kurang mendapat menit bermain di awal masa pemusatan latihan di Kroasia.

Kanu lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan dan merelakan pemain lain mengisi posisi di lini tengah.

Kanu baru mendapat kesempatan bermain pada laga uji coba keenam kontra Bosnia Herzegovina.

Meski kalah 0-1, Kanu pun mulai sering dimainkan oleh Shin Tae-yong hingga akhir TC.

Muhammad Fadhil dan Andi Irfan memiliki nasib yang sedikit lebih buruk dari Mohammad Kanu.

Keduanya termasuk deretan pemain yang sangat minim menit bermain di antara pemain timnas U-19 lainnya.

Fadhil baru mendapat kesempatan bermain pada pertandingan kedelapan kontra NK Dugopolje.

Fadhil masuk menggantikan Komang Teguh yang bertugas sebagai bek tengah.

Meski dipuji oleh Shin Tae-yong atas penampilannya yang apik, Fadhil masih kalah pamor dari deretan bek tengah lain seperti Rizky Ridho, Komang Teguh, dan Elkan Baggott.

Sementara itu Andi Irfan cukup banyak mendapat menit bermain di laga-laga awal.

Hanya saja, posisinya mulai tergeser seiring semakin solidnya lini tengah yang diisi oleh barisan Witan Sulaeman, David Maulana, Brylian Aldama, dan Mochammad Supriadi.

x

Check Also

Gibran Sindir Pemain AHHA PS Pati FC Jago Kungfu, Begini Respon Kocak Atta Halilintar

Jakarta – Chairman AHHA PS Pati FC, Atta Halilintar, memberikan respon kocak atas sindiran yang ...