Home > Timnas Eropa > Dibantai Spanyol 6-0 Jadi Kekalahan Terburuk Timnas Jerman

Dibantai Spanyol 6-0 Jadi Kekalahan Terburuk Timnas Jerman

Dalam laga terakhir Grup 4 Liga A UEFA Nations League 2020-2021, pada hari Selasa (17/11/2020) di Sevilla, Jerman kalah 0-6 atas Spanyol.

Takluk dengan skor 0-6 bukan sebuah kekalahan terburuk yang pernah dialami oleh Jerman.

Akan tetapi, kekalahan terburuk yang pernah dialami Jerman sudah sangat lama terjadi, yakni 111 tahun yang lalu, tepatnya pada 13 Maret 1909.

Ketika itu pada sebuah pertandingan persahabatan, Jerman kalah 0-9 dari Inggris.

Tahun 1909 mungkin bisa dibilang adalah zaman dinosaurusnya sepak bola.

Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) juga belum lama berdiri.

Saat itu timnas dari Jerman juga belum memakai pelatih tetap.

Sejumlah aturan dalam sepak bola yang dikenal seperti sekarang, Contohnya kartu kuning-kartu merah, juga belum diberlakukan.

Jadi, cukup sahih untuk bisa menyebut dini hari tadi Jerman mengalami kekalahan terbesarnya di era modern.

Faktanya, di luar dari skor 0-9 melawan Inggris pada 1909, Jerman hanya tercatat 4 kali

kalah dengan selisih 5 gol atau lebih banyak.

Jerman juga pernah dikalahkan oleh Austria dengan skor 0-5 pada 13 September 1931 dalam sebuah pertandingan persahabatan.

Der Panzer juga pernah ditaklukkan dengan skor 3-8 dari Hongaria pada Piala Dunia 1954.

Kekalahan 0-6 juga terjadi dua kali, di mana sebelum waktu melawan Spanyol dini hari tadi, Jerman juga kalah dengan skor yang sama dari Austria pada uji coba pada 24 Mei 1931.

Artinya, pada dini hari tadi, Jerman sudah mengalami kekalahan terbesarnya sepanjang sejarah dalam laga sebuah kompetitif.

Sejak menjuarai Piala Dunia tahun 2014, Jerman cenderung menurun . . . Gabung . . . serta kekalahan 0-6 dari Spanyol ini mungkin sudah menjadi puncaknya.

Walaupun menjuarai Piala Konfederasi 2017, Jerman juga tercatat gagal untuk lolos dari fase grup Piala Dunia 2018.

Der Panzer sebetulnya juga sudah terdegradasi dari UEFA Nations League 2018-2019 tetapi akhirnya tetap di divisi utama setelah UEFA menambah jumlah tim dalam satu grup dari 3 menjadi 4.

Seturut hasil memalukan ini, masa depan pelatih Joachim Loew pun langsung menjadi bahan pergunjingan.

“Apakah saya harus cemas pada pekerjaan saya? Anda sebaiknya menanyakan hal itu kepada orang lain,” kata Loew dalam jumpa pers usai pertandingan seperti dikutip SatuPedia.com dari Forbes.

Manajer timnas Jerman, Oliver Bierhoff, menyatakan federasi masih mempercayai Loew.

“Kami lanjut memiliki kepercayaan kepada Joachim Loew, tidak ada keraguan,” kata Bierhoff kepada Kicker.

“Tetapi, kami juga tidak akan mencari alasan untuk hasil ini. Banyaknya pemain muda bukan argumen. Kami harus mencerna hasil ini dulu. Saya harap kami memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri menghadapi Euro 2020.”

x

Check Also

Pelatih Anyar Barcelona Masih Kepo Dengan Timnas Belanda

Milan – Ronald Koeman masih memantau perkembangan Timnas Belanda, walau sudah duduk di kursi pelatih ...