Home > Berita Liga Indonesia > Bhayangkara FC > COO Bhayangkara FC : “Pemain Jangan Ikut Tarkam, Resikonya Besar”

COO Bhayangkara FC : “Pemain Jangan Ikut Tarkam, Resikonya Besar”

Jakarta – COO Bhayangkara FC Sumardji menyarankan agar para pemain Bhayangkara FC tidak mengikuti pertandingan antarkampung alias tarkam, karena berisiko mengalami cedera.

Seperti diketahui, sejak bulan lalu, Bhayangkara FC sudah meliburkan kegiatan latihan bersama setelah adanya penundaan kompetisi hingga awal tahun depan.

Pemain diizinkan untuk pulang kampung, meski tetap diberi program latihan untuk dilakukan sendiri secara mandiri di rumah masing-masing.

Selama libur kompetisi biasanya para pemain ikut bergabung di dalam turnamen tarkam untuk tetap menjaga sentuhan bola dan atmosfer pertandingan.

Namun, permainan yang biasanya keras dan kondisi lapangan yang tidak sesuai standar membuat pemain berisiko besar mengalami cedera.

“Untuk saya, sebaiknya pemain jangan sampai mengikuti tarkam. Sebab, risikonya besar. Bisa sampai cedera atau yang lain. Untuk para pemain, sekarang lebih baik mengikuti saja program yang dibuat oleh tim pelatih untuk menjaga kondisi,” kata COO Bhayangkara FC Sumardji.

Hal yang sama juga disebutkan oleh . . . Gabung . . . media officer Bhayangkara, Anggra Bratama, meski sebenarnya tidak ada larangan tertulis agar anak asuh Paul Munster ini tidak bermain tarkam.

“Waktu masih ada latihan memang dilarang, tapi pas dikasih libur ini belum ada perintah resminya dilarang. Tetapi juga tidak ada disuruh cari tarkam atau sejenisnya, intinya mereka disuruh jaga kondisi dan tetap dikasih program latihan,” ucap Anggra.

Lanjutan Liga 1 2020 sendiri direncanakan akan digulirkan kembali pada Februari hingga Juli tahun depan.

x

Check Also

Bhayangkara Solo FC Pulangkan Kembali Bek Rasa Striker

Solo – Bhayangkara Solo FC berhasil memulangkan kembali bek asal Brasil, Anderson Salles, untuk memperkuat ...