Home > Berita Liga Italia > Conte Siap Dipecat Usai Hasil Buruk Inter di Liga Champions

Conte Siap Dipecat Usai Hasil Buruk Inter di Liga Champions

Inter Milan dipermalukan Real Madrid 0-2 dalam laga keempat fase grup Liga Champions yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Rabu (25/11/2020).

Hasil ini membuat Inter, alih-alih bersaing memperebutkan dua posisi teratas di klasemen dengan Madrid, terjerembap di dasar klasemen.

Raihan 2 poin dalam 4 pertandingan membuat peluang Nerazzurri ke babak 16 besar seperti upaya lolos dari lubang jarum.

Dua kemenangan di dua laga sisa pun belum menjamin kelolosan mereka.

Di kompetisi lokal, Inter yang pada awalnya dianggap calon kuat perebut tahta Juventus, juga masih terseok-seok di klasemen Liga Italia.

Anak asuh Antonio Conte terpaut 4 tingkat dan 5 poin di bawah pemuncak klasemen, AC Milan.

Inter masih sukar menemukan konsistensi permainan.

Segala kondisi ini dianggap tak sebanding dengan status Conte sebagai pelatih bergaji termahal di Italia dengan bayaran 12 juta euro per musim.

Kalah dari Real Madrid, Inter Milan Gagal Buktikan Diri : Okezone Bola

Karena itu, Conte pun “layak” diganjar Trofi Golden Tapir, sejenis penghargaan sarkastis dari acara televisi Striscia La Notizia untuk individu yang pencapaiannya dianggap buruk atau di bawah ekspektasi.

Conte sendiri menunjukkan sinyal bahwa dirinya mungkin . . . Gabung . . . saja dipecat sebelum kompetisi memasuki Natal.

Arturo Vidal mendapatkan kartu merah saat Inter Milan menjamu Real Madrid di Liga Champions.

“Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, tetapi jika saya tidak memakan panettone, itu karena saya tidak pantas (bertahan di Inter),” katanya, dikutip SatuPedia.com dari Football Italia.

Panettone adalah sejenis kue tradisional di Italia yang biasa dihidangkan pada pesta Natal, termasuk saat klub merayakannya bersama.

Jika Conte berkata “tidak akan makan panettone”, berarti dia sudah tidak lagi bergabung dengan skuad Inter saat Natal.

Tidak mengejutkan kalau Conte berada dalam sorotan tajam dari penggemar timnya sendiri.

Calciomercato bahkan memunculkan nama eks pelatih Inter, Luciano Spalletti, sebagai solusi darurat bila klub mendepak Conte.

x

Check Also

Juventus Tempel Terus Gabriel Jesus, Tidak Mau Menyerah Begitu Saja

Kabar mengenai ketertarikan Juventus terhadap Gabriel Jesus masih saja terdengar. Si Nyonya Tua dilaporkan masih intens berkomunikasi ...