Home > Berita Liga Champions > Catatan Impresif Penjaga Gawang Dynamo Kiev Saat Hadapi Barcelona

Catatan Impresif Penjaga Gawang Dynamo Kiev Saat Hadapi Barcelona

Barcelona bisa saja mencatatkan kemenangan lebih besar saat melawan Dynamo Kiev dalam lanjutan babak grup Liga Champions matchday ketiga, Kamis (5/11) dini hari WIB tadi. Tapi berbagai usaha yang mereka lakukan seolah mental berkat kegemilangan kiper Ruslan Neshcheret.

Walau Kiev akhirnya takluk 2-1, Neshcheret boleh dikatakan sebagai penampil terbaik di pertandingan semalam setelah mencatatkan 12 penyelamatan, padahal usianya sendiri baru 18 tahun dan ini merupakan partai pertamanya di kompetisi elite Eropa. Pelatih Kiev Mircea Lucescu terpaksa beralih pada kiper mudanya itu setelah dua penjaga gawang senior yaitu Heorhiy Buschchan dan Denys Boyko dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19), dan ia hanya bisa membawa 19 pemain untuk kunjungan ke Camp Nou.

Di partai ini, penyerang Barcelona Lionel Messi membuka keunggulan timnya saat jam menunjukkan menit keempat dan 53 detik lewat sepakan penalti. Opta mencatat itu sebagai gol penalti tercepat yang dicetak oleh pemain Blaugrana mana pun dalam sejarah Liga Champions.

Tekanan demi tekanan terus dilakukan tim tuan rumah untuk menambah keunggulan, tapi kegemilangan Neshcheret mencegah mereka untuk melakukannya sampai akhirnya Gerard Pique mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-65 seusai menuntaskan assist Ansu Fati.

Kiev yang ditekan pada akhirnya sukses keluar dari itu dan mendapatkan satu gol hiburan yang . . . Gabung . . . dicetak oleh Viktor Tsygankov, tapi yang mencuri perhatian dari pertandingan ini adalah sang kiper Neshcheret.

Mengenai performanya di Camp Nou, Neshcheret mengatakan: “Saya seperti berada dalam dongeng,” katanya kepada laman resmi UEFA.

“Bermain di stadion hebat ini di pertandingan semacam ini adalah sebuah mimpi untuk pesepakbola mana pun.

“Penalti Messi sangat bagus,” lanjutnya.

“Dia adalah salah satu yang terbaik dalam aspek ini. Kami sangat senang untuk memiliki kesempatan bermain meladeni lawan top.”

Sementara itu, pelatih Lucescu kelihatan puas dengan perjuangan anak asuhnya. Ia bahkan menilai pasukannya layak mencuri satu poin.

“Performa kami malam ini bagus tapi kami tidak mengawali pertandingan dengan baik,” katanya kepada laman resmi UEFA.

“Tentu saja, saat Messi berlari ke area penalti, itu sangat sulit untuk membendungnya. Kami lalu bermain jauh lebih baik dan punya banyak peluang, termasuk sejumlah situasi satu lawan satu. Tapi kurangnya pengalaman memainkan peran signifikan dalam ketidakmampuan kami memaksimalkan peluang.

“Saya kira kami setidaknya pantas meraih hasil imbang tapi situasi ini [dengan banyak pemain absen], saya merasa puas dengan para pemain saya.”

Kekalahan semalam membuat Kiev tidak beranjak dari posisi ketiga di tabel klasemen Grup G dengan koleksi satu poin, sementara kemenangan mengokohkan status Barcelona sebagai pemuncak lewat raihan sembilan angka.

 

x

Check Also

Juve

Tanpa Ronaldo Juventus Lebih Kompak ?

London – Kepergian Cristiano Ronaldo menjadi sebuah kehilangan yang besar buat Juventus. Namun positifnya, pasukan ...