Home > Berita Liga Indonesia > Belum Ada Kompetisi, Bhayangkara FC Tunggu Arahan Soal Gaji Pemain

Belum Ada Kompetisi, Bhayangkara FC Tunggu Arahan Soal Gaji Pemain

Kalau klub-klub Liga 1 lainnya memutuskan tetap mengikuti aturan PSSI sebelumnya, Bhayangkara FC masih menunggu surat keputusan dari federasi. Keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) itu tentu membuat para pemain Bhayangkara FC dan klub lain mengenyam libur selama tiga bulan. Tapi walaupun libur, PSSI mengatakan klub masih memiliki kewajiban tetap membayar gaji para pemainnya.
Tentu saja hal itu membuat klub kelimpungan karena dalam masa tunggu pemasukan untuk tim tidak ada, tapi mereka masih harus mengaji pemainnya.

COO Bhayangakara FC, Sumardji mengatakan kalau terkait gaji itu pihaknya tidak ingin buru-buru. Bhayangkara FC masih menunggu Surat keputusan baru dari PSSI karena itu dinilai lebih baik.

“Kalau masalah gaji ini kami masih menunggu surat keputusan dari PSSI bagaimana masalah pembayaran gaji dan kontrak,” kata Sumardji kepada awak media.

“Kami tidak mau gegabah dalam melakukan pembayaran gaji ini,” kata Sumardji.

Padahal tim berjulukan The Guardian itu . . . Gabung . . . bisa menggunakan atau memakai SK yang ada sebelumnya. Dalam SK sebelumnya, PSSI sudah memberikan keputusan setiap tim berhak membayarkan gaji pemain sebesar 25 persen dari kontrak yang diterima pada periode Maret sampai dengan Juni. Itu sudah ditetapkan dalam SK bernomor SKEP/48/III/2020.
Tapi, setelah adanya keputusan kompetisi kembali diadakan, PSSI telah memberikan SK baru SKEP/53/VI/2020.

Yang mana keputusan setiap tim harus membayarkan gaji pemain sebesar 50-60 persen gaji pemain dari kontrak pemain yang sudah diterima mulai dari Juli-Oktober.

x

Check Also

Jelang Liga 2 2021, AHHA PS Pati FC Perkenalkan Jersey Barunya

Jakarta – Menjelang kick-off Liga 2 2021, AHHA PS Pati FC resmi memperkenalkan jersey terbarunya ...