Home > Berita Liga Indonesia > Bek Bhayangkara FC : “Mental dan Psikologi Pemain Terkena Dampak”

Bek Bhayangkara FC : “Mental dan Psikologi Pemain Terkena Dampak”

Liga 1 2020 yang akan diselenggarakan pada tahun depan dengan tajuk musim menjadi 2020/21, sesuai keputusan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi sepakbola profesional di Indonesia.

Musim tersebut akan digelar pada bulan Februari mendatang, jika benar-benar terlaksana. Itu setelah, PSSI memang menunda kompetisi yang ada ke tahun depan setelah tidak mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Pandemi virus corona serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) jadi alasan dari kepolisian bahwa izin untuk kompetisi tidak dapat diberikan.

Sehingga, Indonesia menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang gagal menjalankan liga tahun ini.

Selain Indonesia, hanya Brunei Darussalam yang kompetisinya dihilangkan pada tahun ini.

Negara dengan sepakbola yang maju pada Asia Tenggara seperti Thailand hingga Filipina sekali pun sudah melaksanakan liga mereka masing-masing.

Jajang Mulyana, bek Bhayangkara FC, berharap tidak ada lagi kekecewaan yang harus dirasakan para pemain dengan rencana liga tahun depan.

Menurut Jajang, Indonesia cukup berkaca pada Thailand untuk pelaksanaan liga yang bagus.

“Sekarang mental, psikologi pemain sudah kena, jadi tahun depan mesti lebih banyak persiapan jangan sampai terulang seperti tahun ini,” ungkap Jajang dikutip laman resmi Bhayangkara FC.

“Mudah-mudahan liga lebih baik kualitasnya pada tahun . . . Gabung . . . depan. Segala hal harus berjalan baik di tahun nanti. Tiru negara Asean seperti Thailand, jangan selalu ke Eropa yang jauh-jauh. Kita ini olahraga jangan disatuin sama politik”.

Secara pribadi, Jajang juga berharap dirinya lebih siap saat liga kembali dimulai Februari 2021 mendatang. Selama musim 2019 Jajang banyak diganggu dengan cedera, bahkan 2020 ini dihabiskan untuk menjalani pemulihan cedera lututnya.

“Buat saya molornya kompetisi ada keuntungannya buat recovery cedera, dan persiapan tahun depan. Karena sembilan bulan pasca-operasi saya jalani terapi sampai dan sekarang maintance di gym biar otot tidak kendur,” tutupnya.

Kini klub Liga 1 masih menunggu bagaimana format kompetisi 2020/21 dijalankan. LIB belum menentukan hal tersebut karena hanya menerangkan bahwa rentang Liga 1 2020/21 adalah Februari hingga Juli, dengan detail format kompetisi menyusul.

x

Check Also

Gibran Sindir Pemain AHHA PS Pati FC Jago Kungfu, Begini Respon Kocak Atta Halilintar

Jakarta – Chairman AHHA PS Pati FC, Atta Halilintar, memberikan respon kocak atas sindiran yang ...