Home > Berita Liga Indonesia > Shopee Liga 1 2020 > 6 Poin Yang Tertuang Dalam SK Penundaan Kompetisi Musim 2020

6 Poin Yang Tertuang Dalam SK Penundaan Kompetisi Musim 2020

Jakarta – Setelah ditunggu-tunggu PSSI akhirnya mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait penundaan kompetisi di tahun 2020.

SK bernomor SKEP/69/XI/2020 ini dikeluarkan pada 16 November 2020, dan ditandatangani oleh Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan.

Dalam SK tersebut terdapat enam poin yang dituangkan. Yang pertama soal penetapan penundaan kompetisi Liga 1 tahun 2020 dan pelaksanaan Liga 2 tahun 2020.

“Pelaksanaan kompetisi sebagaimana tercantum pada ketetapan pertama adalah pada bulan Februari 2021 dengan memperhatikan ketentuan protokol kesehatan COVID-19 yang ditetapkan pemerintah,” demikian bunyi poin kedua.

“Kompetisi Liga 3 tahun 2020 akan dimulai setelah pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 tahun 2020 sebagaimana ketetapan kedua telah terpenuhi,” tulis poin ketiga.

Sementara itu, poin keempat dan kelima mengatur soal gaji yang harus dibayarkan klub kepada pemain, pelatih, dan official terhitung dari Oktober 2020.

“Berdasarkan ketetapan pertama dan kedua, dikarenakan kompetisi tidak dapat dimulai akibat pandemi COVID-19 belum mereda sebagaimana ketetapan pemerintah, maka klub dapat menerapkan kebijakan pembayaran gaji pemain, pelatih, dan official mulai bulan Oktober sampai dengan Desember 2020 dengan pembayaran maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera dalam perjanjian kerja sampai dengan dimulainya . . . Gabung . . . kompetisi,” tulis poin keempat.

“Apabila kompetisi telah efektif untuk dimulai, maka klub Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan kesepakan ulang bersama dengan pelatih dan pemain atas penyesuaian nilai kontrak pada perjanjian kerja yang telah disepakati dan ditandatangani sebelumnya, yaitu perubahan nilai kontrak untuk Liga 1 dengan kisaran 50 persen dan Liga 2 dengan kisaran 60 persen dari total nilai kontrak atau sekurang-kurangnya di atas upah minimum regional yang berlaku di masing-masing domisili klub, dan akan diberlakukan satu bulan sebelum kompetisi dimulai sampai dengan berakhirnya kompetisi,” bunyi poin kelima.

“Hal-hal yang belum termasuk dalam Surat Keputusan ini tentang penundaan pelaksanaan kompetisi tahun 2020 akan diatur kemudian dalam ketentuan terpisah,” demikian poin terakhir.

x

Check Also

Klub Liga 1 dan 2 Bakal Dapat Tambahan Subsidi Usai Kompetisi Diundur Lagi?

Jakarta – Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita menjelaskan bahwa pihaknya ...