Home > Berita Liga Indonesia > 3 Klub Malaysia Minati Tenaga Bek Persebaya

3 Klub Malaysia Minati Tenaga Bek Persebaya

Pemain yang sempat menjadi kapten dari timnas Indonesia, Hanasamu Yama beberapa hari lalu sudah dikabarkan akan melanjutkan kariernya di Liga Malaysia.

Kabar ini datang dengan bersamaan kabar yang juga menyatakan Evan Dimas siap kembali ke Liga Malaysia.

Salah satu jurnalis The Star, Avinesh Waran membagikan kabar itu lewat twitter pada Sabtu (14/11/2020).

“Informasi terakhir untuk hari ini kita bisa melihat kembalinya Evan Dimas ke sepak bola Malaysia,” tulis Avinesh Waran.

“Yang paling saya sukai adalah Hansamu Yama. Dia adalah bek tengah yang teliti dan akan memperkuat tim mana pun,” tambahnya.

Kini sumber yang sama sudah menyatakan bahwa ada 3 klub yang telah berbicara dengan perwakilan dari Hansamu Yama.

Mereka adalah Kuala Lumpur FA, klub di Pantai Timur yang tidak disebutkan namanya dan Perak TBG.

“Diketahui bahwa perwakilan Hansamu Yama telah berbicara dengan beberapa klub, dan satu yang menyatakan ketertarikan adalah Kuala Lumpur dan satu klub pantai timur yang tak disebutkan,” tulis Avinesh.

“Mereka juga telah berbicara ke Perak,” imbuhnya.

Dilansir SatuPedia.com dari Transfermarkt, Hansamu Yama yang kini yang berusia 25 tahun itu memiliki nilai pasar sebesar 300 ribu euro atau sekitar Rp 5 miliar.

Kontrak dari Hansamu di Persebaya Surabaya berlangsung hingga bulan Desember 2020.

Sehingga klub-klub dari Malaysia sangat mungkin bisa untuk mendapatkan jasa dari Hansamu begitu kontrak di Persebaya berakhir.

Saat ini, kompetisi musim 2020 di Malaysia sudah berakhir serta klub-klub . . . Gabung . . . sedang berburu pemain baru untuk menyongsong slot kosong dimusim depan.

Hansamu Yama sejauh ini belum pernah berkarier ke luar negeri.

Sebelum bergabung Persebaya Surabaya, ia membela Barito Putera pada 2015-2018.

Pemain timnas Indonesia itu memang sering digosipkan akan berkarier ke luar negeri tetapi belum terjadi.

Sementara itu, penundaan Liga di Indonesia menimbulkan masalah baru soal kontrak pemain.

Dalam pernyataan yang terpisah, Manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi mengeluhkan dengan penundaan Liga 1 2020 hingga bulan Februari 2021 menyebabkan tidak ada patokan masalah kontrak dari pemain.

“Problemnya, klub tidak punya pegangan untuk menentukan status pemain seperti apa,” kata Candra dikutip SatuPedia.com dari Tribun Jatim, Rabu (11/11/2020).

Candra mengatakan bahwa manajemen Bajul Ijo saat ini hanya berpegangan pada kesepakatan soal renegosiasi kontrak.

“Sekarang ikatan hukum yang terjalin antara klub dan pemain adalah renegosiasi kontrak yang kami lakukan di bulan Agustus.”

“Di luar itu kami belum punya payung hukum kedepannya seperti apa,” jelasnya.

x

Check Also

Gibran Sindir Pemain AHHA PS Pati FC Jago Kungfu, Begini Respon Kocak Atta Halilintar

Jakarta – Chairman AHHA PS Pati FC, Atta Halilintar, memberikan respon kocak atas sindiran yang ...