Home > Berita Liga Indonesia > Madura United > Skuad Madura United Dapat Jatah Libur 3 Hari Untuk Berkumpul Dengan Keluarga

Skuad Madura United Dapat Jatah Libur 3 Hari Untuk Berkumpul Dengan Keluarga

Bangkalan – Meski kelanjutan Liga 1 2020 hingga saat ini masih buram namun manajemen Madura United belum mempertimbangkan untuk meliburkan pemain dalam jangka waktu panjang seperti yang dilakukan oleh beberapa klub lainnya.

Menurut pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, dirinya hanya memberikan waktu libur selama tiga hari, terhitung mulai Jumat (23/10/2020) hari ini.

Terkait apakah skuad Madura United akan diliburkan dalam waktu yang panjang, pelatih yang akrab disapa RD ini hanya menyampaikan bahwa hal itu akan diputuskan dalam waktu dekat.

“Kami akan libur tiga hari saja dulu, tapi lihat saja nanti perkembangannya. Dalam waktu dekat akan ada pertemuan, nanti libur bisa bertambah atau tidak. Kalau bertambah, paling lambat Minggu (25/10/2020) sudah diinformasikan,” kata RD.

Lebih lanjut RD menambahkan, pemberian libur tiga hari ini dikarenakan para pemain sudah lama tidak berkumpul dengan keluarga.

Selain itu, RD mengaku lebih suka skuad Madura United tetap berlatih sambil menunggu kepastian lanjutan kompetisi.

“Sebenarnya, kalau saya lebih baik tetap berlatih, terus mengasah diri. Dengan begitu, saat kompetisi jalan, telah siap tempur, tidak butuh mengulang lagi dari awal,” jelas RD.

“Kalau menurut saya, sepakbola harus berjalan, mau dibuat dua wilayah, atau . . . . . . dibuat format baru untuk melanjutkan kompetisi. Ini penting, karena kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berlangsung. Ini bagus untuk kita belajar (hidup) di new normal,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Madura United Haruna Soemitro, berharap para pemain, pelatih, dan semua official untuk lebih banyak berdoa agar kompetisi bisa segera bergulir kembali karena banyak pihak yang menggantungkan hidupnya di sepak bola.

“Kita tahu semua persoalan kompetisi ini. Jadi, sekarang saya meminta kepada kalian untuk terus berdoa. Kalau biasanya hanya 100 kali, sekarang harus ditambah menjadi 1.000 kali,” kata Haruna.

“Banyak yang hidup dari sepakbola. Kalau kompetisi ini terhenti, repot cari penghidupan lain. Apalagi, saat ini sulit cari penghasilan. Ingat, yang bekerja bukan hanya pemain. Tapi, ada pula kitman dan lainnya,” sambungnya.

x

Check Also

Kalah Lawan Bhayangkara FC, Rahmad Darmawan : Pemainnya Takut Pada Ezechiel N’Douassel

Jakarta – Madura United kalah tipis 0-1 saat bertanding melawan Bhayangkara FC pada pekan ketiga ...