Home > Timnas Indonesia > Timnas Indonesia U-19 > PSSI Sulit Penuhi Permintaan Shin Tae-yong Yang Satu Ini

PSSI Sulit Penuhi Permintaan Shin Tae-yong Yang Satu Ini

Pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, memiliki satu permintaaan yang sulit dikabulkan oleh PSSI saat ini. Seperti diketahui, PSSI sebelumnya sudah mengabulkan permintaan Shin Tae-yong untuk melakukan pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia di luar negeri. PSSI sempat belum memberikan restu kepada Shin Tae-yong untuk membawa timnas U-19 Indonesia ke luar Indonesia karena alasan pandemi.
Tapi, pada akhirnya PSSI merestui Shin Tae-yong untuk menjalankan pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia di Kroasia.

Di Kroasia, timnas U-19 Indonesia asuhan Shin Tae-yong menjalani pemusatan latihan selama hampir dua bulan sejak kedatangannya pada 30 Agustus lalu. Tidak hanya berlatih, skuad Garuda Muda juga menjalani 11 pertandingan uji coba dan satu gim internal di Kroasia. Dari 11 pertandingan uji tanding, anak asuh Shin Tae-yong tersebut memetik hasil lima kali menang, tiga hasil imbang, dan tiga kali menelan kekalahan.
Timnas U-19 Indonesia berhasil meraih kemenangan saat berjumpa timnas U-19 Qatar pada pertemuan pertama (2-1), Dinamo Zagreb (1-0), NK Dugopolje (3-0), perjumpaan perdana dengan timnas U-19 Makedonia Utara (4-1), dan HNK Hajduk Split (4-0).

Hasil imbang diterima anak asuh Shin Tae-yong itu saat melawan timnas U-19 Arab Saudi (3-3), pertandingan kedua menghadapi timnas U-19 Qatar (1-1), serta pertemuan kedua dengan timnas U-19 Makedonia Utara (0-0). Sementara itu, hasil minor diderita oleh timnas U-19 Indonesia saat berjumpa timnas U-19 Bulgaria (0-3), kalah telak dari timnas U-19 Kroasia (1-7), dan tumbang dari timnas U-19 Bosnia Herzegovina (0-1).
Setelah berlatih dan menjalani beberapa pertandingan uji coba selama di Kroasia, Shin Tae-yong pun memberikan apresiasi kepada para pemain timnas U-19 Indonesia. Shin Tae-yong menyebut anak asuhnya itu sudah mengalami peningkatan kualitas yang begitu baik.

“Selama dua bulan TC di Kroasia pemain mengalami peningkatan kualitas dalam semua aspek,” kata Shin Tae-yong seperti dilansir dari situs resmi PSSI.

“Pengalaman yang baik mereka (para pemain timnas U-19 Indonesia) dapatkan di Kroasia,” kata mantan pelatih timnas Korea Selatan itu.

Walaupun begitu, Shin Tae-yong tetap menyebut masih ada yang perlu diperbaiki dalam timnas U-19 Indonesia. Perbaikan timnas U-19 Indonesia akan dilakukan pada rencana pemusatan latihan selanjutnya.

“Walau begitu mereka masih ada kekurangan. Hal ini harus kami perbaiki pada TC selanjutnya,” kata Shin Tae-yong.

Sebelum balik ke Indonesia setelah mengakhiri pemusatan latihan di Kroasia, Shin Tae-yong awalnya berencana untuk mengembalikan para pemain timnas U-19 Indonesia ke klub masing-masing. Rencana itu dibuat Shin Tae-yong sambil berharap Liga Indonesia dapat kembali dilaksanakan.
Hal ini bertujuan untuk melihat perkembangan para pemain timnas U-19 Indonesia di klubnya masing-masing sekaligus mencari bibit-bibit baru yang mungkin dapat dipanggil.

“Saya membutuhkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 diputar lagi untuk bisa memantau secara langsung perkembangan pemain di klubnya masing-masing,” kata Shin Tae-yong.

“Saya juga bisa memantau kalau ada pemain lain yang bisa dipanggil,” kata figur berusia 51 tahun itu.

Permintaan Shin Tae-yong itu pastinya bukan tanpa manfaat yang jelas. Shin Tae-yong menilai dengan adanya kompetisi dapat memiliki manfaat di antaranya pemain dapat merasakan atmosfer pertandingan yang baik dan berbeda.

“Ujung dari sebuah kompetisi itu timnas. Karena di kompetisi resmi pemain akan mendapatkan atmosfer pertandingan. Hal ini berbeda dibandingkan kalau hanya training camp dan beruji coba dengan timnas negara lain atau klub,” kata Shin Tae-yong.

“Jadi tidak bisa menunda-menunda kompetisi. Liga menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah timnas. Lebih cepat kompetisi diadakan lagi akan semakin bagus,” kata pelatih timnas U-19 Indonesia itu.

Tapi, PSSI sebagai federasi sepak bola Tanah Air kelihatannya mengalami kesulitan untuk mengabulkan permintaan Shin Tae-yong perihal berjalannya Liga Indonesia dalam . . . Gabung . . . waktu dekat. Pasalnya, PSSI tidak mendapatkan izin dari Kepolisian untuk mengadakan kompetisi sepak bola pada sisa waktu di akhir tahun 2020 karena alasan pandemi COVID-19.
Kepastian tidak adanya kompetisi diadakan pada sisa tahun 2020 itu sudah dikonfirmasi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, pada 29 Oktober lalu.

“Rapat Exco (Komite Eksekutif) PSSI menghasilkan keputusan kalau PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 pada tahun 2020,” kata Yunus Nusi.

“Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal 2021,” kata Plt Sekjen PSSI tersebut.

Direktur Utama PT LIB (Liga Indonesia Baru), Akhmad Hadian Lukita, juga menjelaskan gambaran kenapa Liga Indonesia tidak dapat bergulir di sisa bulan tahun 2020.

“Sampai saat ini belum ada perkembangan baik. Jadi, pada November 2020 dipastikan Liga Indonesia tidak akan berjalan,” kata Akhmad Hadian Lukita.

“Begitu pula untuk Desember 2020 karena bakal ada Pilkada, Natal, dan Tahun Baru. Jadi, untuk melaksanakan kompetisi cukup berat juga,” kata Hadian.

“PSSI dan PT LIB sedang merumuskan liga dilanjutkan atau menggunakan format baru pada 2021, bulan Februari 2021,” kata Direktur Utama PT LIB tersebut.

Dengan belum adanya kompetisi Liga Indonesia membuat timnas U-19 Indonesia saat ini tidak memiliki wadah untuk merasakan atmosfer pertandingan seperti yang diharapkan Shin Tae-yong. Demi memantau dan menjaga kondisi, timnas U-19 Indonesia pun rencananya akan melakukan TC secara virtual mulai tanggal 4 November 2020.
Training camp virtual timnas U-19 Indonesia nantinya akan dipimpin langsung oleh Shin Tae-yong yang sekarang sedang berada di Korea Selatan.

Perlu diketahui, Shin Tae-yong sedang berada di Korea Selatan karena meminta waktu beristirahat sejenak setelah tiga bulan fokus melatih timnas U-19 Indonesia. Walaupun begitu, mantan pelatih timnas Korea Selatan itu akan memantau langsung TC virtual timnas U-19 Indonesia.
Hal itu diungkapkan oleh asisten pelatih timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto.

“Rencana tanggal 4 November akan kembali berlatih virtual sebelum masuk ke periode TC selanjutnya,” kata Nova Arianto.

“Sama dengan awal masa pandemi kemarin di mana latihan akan langsung dipandu dan dipimpin dari Korea Selatan,” kata Nova.

Selain itu, timnas U-19 Indonesia juga memiliki rencana untuk melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta pada sekitar bulan November 2020. Tidak hanya merencanakan pemusatan latihan di Yogyakarta, PSSI dan Shin Tae-yong sedang menerka-nerka untuk menjalani TC di luar negeri lagi.

“Hal yang paling jelas tim akan tetap ke luar negeri. Kemarin Prancis, tapi mereka tidak memberikan masuk ke sana,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

“Kami jajaki Belanda, Jepang juga begitu. Kami juga tanya Shin Tae-yong apakah bisa ke Korea Selatan,” kata Iriawan.

“Ke mana pun, pemerintah dan PSSI siap memberangkatkan. Kami ingin ke negara dengan tim-tim bagus seperti Kroasia. Manfaatnya banyak sekali kalau TC ke luar negeri, seperti kemarin di Kroasia,” kata Iwan Bule, sapaan Mochamad Iriawan.

PSSI mengatakan kesiapannya memberikan wewenang kepada Shin Tae-yong kalau berkeinginan menjalankan pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia ke luar negeri. Tapi, PSSI belum dapat mengabulkan permintaan Shin Tae-yong yang berharap Liga Indonesia dapat bergulir lagi. Bukannya PSSI tidak mau melaksanakan kompetisi, tapi memang ada kendala dalam izin untuk kembali bergulirnya kompetisi.

x

Check Also

Proses Winger Timnas U-19 Indonesia Gabung Klub Spanyol Tinggal Menunggu Waktu

Jakarta – Winger Timnas Indonesia U-19, Khairul Imam Zakiri, diketahui saat ini tengah menjalani trial ...