Home > Liga 1 > Persib Merasa Dirugikan Jika Liga 1 2020 Berubah Format ?

Persib Merasa Dirugikan Jika Liga 1 2020 Berubah Format ?

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, berharap ada keadilan dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), kalau kompetisi Liga 1 2020 diadakan Januari 2021. Menurut Robert Alberts, kalau Liga 1 2020 diadakan Januari 2021, maka format kompetisi akan berubah menjadi dua wilayah. Hal itu membuat hasil pada tiga pertandingan sebelumnya akan hilang.

Sebagai informasi, PSSI sudah menyusun sejumlah opsi agar Liga 1 2020 tetap bergulir. Pertama, menggulirkan kompetisi pada 1 November 2020 dan selesai pada Maret 2021. Seandainya pilihan pertama tidak berjalan, maka PSSI akan membuat skema dan jadwal baru, yaitu kompetisi akan diadakan pada 1 Desember 2020 dan pilihan ketiga yaitu dimulai pada 1 Januari 2021.

Kalau kompetisi digelar pada 1 Januari 2021, maka PSSI berencana membuat kompetisi menjadi dua wilayah karena keterbatasan waktu, karena pada Mei – Juni 2021 PSSI memiliki hajatan besar yaitu Piala Dunia U-20.

“Tentunya itu adalah sesuatu yang harus didiskusikan saya pikir. Karena kalau liga diputuskan kembali dimulai pada Januari maka klub akan dibagi menjadi dua wilayah yang tiap grupnya diisi sembilan klub. Dan nantinya akan ada babak playoff 8 besar hingga ditentukan juaranya,” kata Roberts Alberts.

Robert Alberts mengatakan, Persib Bandung akan menjadi salah satu tim yang dirugikan kalau format kompetisi berubah, karena tim kebanggaan Bobotoh sudah mengoleksi 9 poin dan untuk sementara menjadi pemuncak klasemen Liga 1 2020. Walau begitu, demi sepak bola Indonesia dan masa depan kompetisi, pelatih Persib itu . . . . . . tetap melihat ke depan. Apalagi, pada 2021 Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

“Jadi apa yang terjadi pada tiga pertandingan awal musim ini? Tentunya ini tidak adil untuk tim yang sudah mendapat banyak poin, tapi kami juga tidak bisa hanya melihat pada tim sendiri. Kami harus melihat dari sudut pandang sepak bola Indonesia, dan kami selalu bekerjasama untuk urusan perkembangan sepak bola di Indonesia,” katanya.

“Karena akan ada Piala Dunia U-20 2021 dan kami harus memperhatikan juga motivasi pemain. Tapi untuk ini (nasib poin yang sudah didapat) tentu harus didiskusikan lagi soal apa yang adil dan yang tidak. Tapi gambaran terbesarnya adalah melihat sepak bola Indonesia,” kata Robert Alberts.

Sementara itu, pada manager meeting yang diadakan di Yogyakarta bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Selasa (13/10/2020), seluruh klub termasuk Persib sepakat untuk melanjutkan kompetisi pada 1 November 2020. Hanya saja, sampai saat ini pihak kepolisian belum memberikan izin keramaian, karena pandemi covid-19 masih tinggi dan fokus pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

 

x

Check Also

Pemain Asal Aceh Kecewa Dengan Ketidakjelasan Liga 1 2020

Andri Muliadi, mantan pemain Persebaya Surabaya, memutuskan pulang kampung setelah klubnya, Borneo FC diliburkan. Pemain ...