Home > Berita Liga Champions > Nedved Komentari Duel Juventus vs Barcelona di Fase Grup liga Champions

Nedved Komentari Duel Juventus vs Barcelona di Fase Grup liga Champions

Turin – Undian grup Liga Champions musim ini sudah selesai dilakukan di Swiss pada Kamis (1/10/2020) kemarin. Yang menarik, dua raksasa klub Eropa, Barcelona dan Juventus akan bertemu di Grup G.

Selain Juventus dan Barcelona, Grup G juga dihuni oleh Dynamo Kiev dari Ukraina, serta Ferencvaros dari Hungaria.

Jika melihat dari komposisi pesertanya, jelas Juventus dan Barcelona lebih diunggulkan untuk lolos ke babak berikutnya meskipun Dynamo Kiev juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

Grup G akan menjadi sorotan karena selain akan mempertemukan Barcelona vs Juventus, namun juga akan berhadapan dua pemain bintang, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Para pecinta bola biasanya sering melihat mereka bersaing di La Liga saat Ronaldo masih memperkuat Real Madrid, namun hal itu tidak bisa dinikmati sejak Ronaldo hengkang ke Juventus pada 2018 lalu.

Terkait hal ini, legenda Juventus yang saat ini menjabat sebagai Direktur Juventus, Pavel Nedved, menilai pertemuan antara Juventus dan Barcelona akan sangat menarik karena tidak hanya terletak pada pertarungan Ronaldo dan Messi saja.

“Pertemuan dengan Barcelona akan menjadi laga yang besar serta menarik, sebab ini memungkinkan dua pemain yang menurut saya masih terbaik di dunia, Ronaldo dan Messi, saling berhadapan,” ujar Pavel Nedved.

“Bersamaan dengan itu, kami juga akan melihat pertemuan antara Miralem Pjanic . . . . . . dan Arthur, jadi ini bakalan menjadi pertandingan di dalam pertandingan,” lanjutnya.

Untuk diketahui, Juventus dan Barcelona melakukan transaksi pertukaran pemain pada bulan Juni lalu, dimana Miralem Pjanic bergabung dengan Barcelona, sedangkan Arthur Melo menuju Juventus.

Meskipun demikian, Pavel Nedved tidak ingin mengesampingkan kekuatan dua klub lainnya di Grup G, Dynamo Kiev dan Ferencvaros.

“Dynamo Kiev adalah tim yang sangat solid dengan pelatih berpengalaman seperti Mircea Lucescu, yang mengukuhkan sejarah di Shakhtar Donetsk. Jika laga di Ukraina digelar pada musim dingin, itu akan menjadi lebih sulit,” jelas Nedved.

“Tim Hungaria adalah sesuatu yang kuantitasnya belum diketahui, bukan lawan yang biasanya kami temui di Liga Champions. Mengingat sepakbola Ukraina, mereka dapat dipastikan sebagai talenta yang hebat,” lanjutnya.

“Kami harus benar-benar memperhatikan dan memusatkan konsentrasi di setiap pertandingan. Ini adalah Liga Champions, yang artinya tim manapun bisa menciptakan masalah,” pungkasnya.

x

Check Also

Mengintip Calon Lawan MU di 16 Besar Liga Champions

Manchester – Manchester United memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2021/22 sebagai ...