Home > Berita Liga Italia > Meski Lelah, Pioli Paksa Ibrahimovic Tampil 90 Menit Ladeni Inter

Meski Lelah, Pioli Paksa Ibrahimovic Tampil 90 Menit Ladeni Inter

Dalam pertandingan yang diadakan di Stadion Giuseppe Meazza itu, AC Milan sukses membungkam rival sekotaya, Inter dengan skor 2-1. Zlatan Ibrahimovic menjadi bintang kemenangan Il Rossoneri dengan dua gol yang dicetaknya. Sementara Inter hanya mampu membalas 1 gol melalui Romelu Lukaku. Pasca-pertandingan, pelatih AC Milan Stefano Pioli tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya mengalahkan Inter Milan.

“Saya sudah katakan kemarin kalau hasil tidak akan menentukan satu atau cara lainnya,” kata Pioli dilansir dari Football-Italia.

“Tentu saja, kami puas sudah mengalahkan tim berkualitas, kami mengatasinya dengan baik dan yakin kalau selalu ada kesempatan.”

“Ini adalah kemenangan penting, tapi masih ada jalan panjang sehingga kami bisa terus berbenah,” katanya.

Pioli turut memuji peran Zlatan Ibrahimovic dalam pertandingan ini. Striker 39 tahun itu langsung bermain selama 90 menit pasca-dirinya dinyatakan COVID-19. Stefano Pioli mengakui dirinya mengabaikan permintaan Zlatan untuk diganti di tengah pertandingan karena sudah kelelahan.

“Dia sangat kelelahan dan bahkan meminta saya untuk digantikan, tapi kali ini saya mengabaikannya,” kata Pioli.

“Zlatan luar biasa, dia membawa banyak hal seperti bakat, determinasi dan karakter (ke dalam tim). Dia seorang profesional teladan, memberikan segalanya untuk tim dan ingin memenangi segalanya.”

“Saya tidak akan mengambil kredit apapun, karena itu sangat mudah,” katanya.

Kemenangan atas Inter Milan, membuat AC Milan memuncaki klasemen sementara Serie-A hingga pekan ke-4. Tim . . . . . . merah-hitam memenangi seluruh pertandingan dan mengoleksi 12 poin.

Sementara itu dalam wawancara terpisah, Ibra mengaku sudah muak menjalani karantina untuk sembuh dari COVID-19. Oleh karenanya ia bekerja keras untuk bisa tampil di pertandingan Derby della Madonnina.

“Saya terjebak di rumah selama dua minggu, itu tidak mudah, secara mental itu sulit terutama dengan tempo tinggi yang kami miliki sebelumnya.”

“Saya dites swab setiap tiga hari untuk melihat hasilnya, saya berkata pada diri sendiri kalau saya bisa melewatkan pertandingan lain tapi tidak derby.”

“Tidak ada yang akan menghentikan saya. Kami tidak pernah mengalahkan Inter selama empat tahun di liga dan saya lapar,” katanya.

Zlatan juga mengaku senang dengan rekan setimnya karena mereka mau mengikuti semangatnya untuk meraih kemenangan.

“Saya yang tertua di skuad, saya merasakan banyak tanggung jawab dan saya suka perasaan itu,” kata Ibra.

“Saya senang karena semua pemain mengikuti jejak saya dan merasakan lapar akan kemenangan.”

x

Check Also

Baru Pramusim, 3 Pemain Indisipliner Juventus Sudah Dibekukan

Musim 2021/22 belum lagi dimulai. Akan tetapi telah ada tiga pemain Juventus yang dilaporkan telah ...