Home > Berita Liga Italia > Matchday 1 Liga Champions, Inter Satu-satunya Wakil Italia Yang Gagal Menang

Matchday 1 Liga Champions, Inter Satu-satunya Wakil Italia Yang Gagal Menang

Inter Milan menjadi satu-satunya wakil Italia yang gagal meraih kemenangan dalam matchday 1 fase grup Liga Champions 2020-2021. Inter Milan mengawali perjalanan di Grup B Liga Champions musim ini dengan kecolongan dua angka. Rabu (21/10/2020), anak asuh Antonio Conte ditahan imbang 2-2 oleh tamunya, Borussia Moenchengladbach.

Inter unggul duluan berkat gol sepakan jarak dekat Romelu Lukaku. Mereka lalu membuang keunggulan itu dengan berbalik tertinggal 1-2 akibat gol penalti Ramy Bensebaini dan lesakan Jonas Hofmann. Inter bahkan beruntung terhindar dari kekalahan setelah Lukaku menyelamatkan tim dengan gol penyama skor di menit terakhir waktu normal.

Walau tidak jadi kalah, tetap saja performa Inter Milan menjadi cela yang mencoreng wajah Italia di matchday 1 Liga Champions 2020-2021. Di antara 4 wakil Serie A di fase grup, hanya Inter yang gagal menang. Lainnya sukses menang meyakinkan. Juventus pulang dengan kemenangan 2-0 dari Dynamo Kyiv berkat brace Alvaro Morata. Atalanta perkasa di kandang Midtjylland dengan mencukur tim Denmark itu 4-0 pada pertandingan Grup D.

Bahkan Lazio, yang baru mencicipi kembali atmosfer fase grup Liga Champios sejak 13 tahun silam, membuka comebak-nya dengan ledakan. Lazio menang 3-1 atas Borussia Dortmund, kuda hitam yang sukses menyingkirkan Inter dari fase grup musim lalu. Kehilangan dua poin di pertandingan pertama jelas kerugian bagi Inter, apalagi lawan yang dihadapi di atas kertas adalah rival terlemah di grup.

Nerazzurri harus berkaca pada start musim lalu saat membuka kiprah di matchday 1 dengan skor 1-1 saat melawan Slavia Prague, . . . . . . lawan yang juga dikategorikan musuh terlemah di grup. Persamaan lain, Inter pun butuh gol penyelamat di menit-menit akhir dari Nicolo Barella untuk menghindari kekalahan memalukan di kandang sendiri. Start minor ini berpengaruh terhadap perjalanan mereka sampai gagal maju ke babak 16 besar. Tapi, Antonio Conte mengelak komparasi dengan start di Liga Champions musim lalu.

“Kita tidak bisa membandingkan pertandingan ini dengan hasil imbang musim lalu melawan Slavia,” katanya, dikutip dari Football Italia.

“Partai itu benar-benar sebuah kekeliruan, sementara saat ini (vs Gladbach) kami bermain bagus melawan tim yang punya potensi hebat, dengan kualitas teknik dan fisik yang baik.”

“Pastinya, kami bisa meningkatkan diri dalam berbagai situasi di mana ada kesalahan dan kami harus bekerja keras mengurangi itu,” katanya.

Pastinya juga, Inter diharamkan lagi kecolongan untuk kedua kali saat menjalani partai berikut di grup di markas Shakhtar Donetsk (27/10/2020). Walau dibabat Inter 0-5 di semifinal Liga Europa 2019-2020, start Shakhtar musim ini lebih keren. Mereka mempermalukan Real Madrid – tim terkuat di grup – dengan kemenangan 3-2 di markas sang raksasa Spanyol.

x

Check Also

Baru Pramusim, 3 Pemain Indisipliner Juventus Sudah Dibekukan

Musim 2021/22 belum lagi dimulai. Akan tetapi telah ada tiga pemain Juventus yang dilaporkan telah ...