Home > Berita Liga Italia > Inter Milan > Lukaku Sindir Pihak Yang Menyebutnya Pemalas Saat Masih Perkuat MU

Lukaku Sindir Pihak Yang Menyebutnya Pemalas Saat Masih Perkuat MU

Milan – Romelu Lukaku sempat dibanjiri kritikan dan kecaman saat masih membela Manchester United. Namun usai hengkang ke klub top Italia, Inter Milan, ia membuktikan kemampuannya sebagai salah satu bomber terbaik di dunia.

Belum lama ini, Romelu Lukaku ditasbihkan sebagai pemain terbaik di pentas Liga Europa 2019/20. Tujuh golnya di kompetisi tersebut membuat Inter Milan bisa lolos jauh hingga ke fase final.

Secara keseluruhan, Lukaku sukses melesakkan total 34 gol dari 51 penampilannya bersama Nerazzurri. Raihan yang terbilang impresif untuk pemain baru, terlebih Serie A dikenal tidak ramah untuk penyerang.

Kini, usai mengukir catatan yang impresif pada musim debutnya bersama Inter Milan, Lukaku jadi punya kesempatan untuk membalas. Ia menyebut jika perlakuan yang didapatkan di Italia sangat berbeda dengan di Inggris.

“Setahun lalu, saat saya berada di Inggris, saya disebut ‘pemalas, saya tidak berlari, saya tidak melakukan ini dan itu’. Di sini, di ruang ganti, mereka menyebut saya sebagai pekerja keras,” ujar Lukaku kepada The Times.

“Jika anda melihat saya bermain di sini dan di sana, memang, ada perkembangan, iya, tapi Rom [yang sama] masih ada,” lanjut pemain berkebangsaan Belgia tersebut.

Lukaku juga mengklaim persatuan . . . . . . yang solid di Inter Milan. Sangat jauh berbeda dengan apa yang ia dapatkan selama berkiprah di pentas Premier League bertahun-tahun lamanya.

“Saat saya di Inggris, pemain Inggris ada di sana, pemain asal Prancis ada di sana, pemain Latin ada di sana. Benar-benar seperti sebuah tim yang bercampur, namun di Inter semua orang bersatu,” tambahnya.

“Semuanya berbahasa Italia, jadi itu adalah hal yang bagus. Hanya ada satu bahasa. Semuanya berbahasa Italia dan juga berbaur di satu meja.”

“Saat [Ashley Young] datang dan bersama Victor [Moses] serta Christian [Eriksen], kami selalu bersama karena kami saling mengenal dari Premier League dan saya mengartikan bahasa kepada mereka sedikit, namun begitu Ash paham dasar dari bahasa Italia, semuanya berakhir,” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Messi

Bos Juventus Tetap Anggap Inter Sebagai Lawan Yang Kuat

Turin – Juventus akan main tandang melawan juara bertahan Inter Milan pada pekan ke-9 Liga ...