Home > Liga 1 > Liga 1 2020 Ditunda, Suporter Persija dan Persib Bersuara

Liga 1 2020 Ditunda, Suporter Persija dan Persib Bersuara

Suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung angkat suara terkait ditundanya kembali Liga 1 2020. Dari suporter Persija Jakarta diwakilkan oleh Ketua Umum The Jakmania, Dicky Soemarno. Sementara dari pendukung Persib Bandung, Ketua Bomber Asep Abdul yang ikut berkomentar.

Dicky Soemarno mengatakan dari sisi The Jakmania, pertama yang dipikirkan itu adalah Persija Jakarta setelah PSSI memastikan Liga 1 2020 ditunda. Persija Jakarta sebelumnya sudah mulai mengadakan sesi latihan pada pertengahan Agustus 2020. Macan Kemayoran berlatih bersama karena saat itu Liga 1 2020 akan diadakan pada 1 Oktober mendatang.

“Kami melihat bagaimana situasi Persija menghadapi masa suliit. Bagaimana juga Persija bisa tetap bertahan pada tujuan awal musim yaitu meraih juara,” kata Dicky Soemarno.

Target Persija Jakarta musim ini sangat tinggi yakni juara. Beberapa pemain bintang didatangkan Persija Jakarta untuk memenuhi keinginan itu. Persija Jakarta pun memutuskan untuk bermarkas di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta.

Dicky Soemarno langsung berkoordinasi dengan teman-teman The Jakmania lainnya untuk tidak datang langsung ke stadion saat Persija Jakarta bertanding.

“Saat ada di posisi itu, kami hanya bisa melakukan koordinasi antar wilayah The Jakmania untuk mematuhi segala protokol yang ditetapkan kalau Liga 1 berlangsung,” kata pria berkacamata itu.

Dicky Soemarno melanjutkan, pihaknya juga memikirkan bagaimana ketidakpastian sepak bola Indonesia saat ini. Menurutnya, kalau dari awal segala sesuatu sudah diperhitungkan, dipertimbangkan, dan dipikirkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), pasti hasilnya akan berbeda.

“Jadi kami sangat menyayangkan kalau hal ini terjadi. Seperti tidak siap untuk mengadakan Liga 1 karena baru H-3 kepolisian tidak mengizinkan.”

“Seharusnya sudah ada komunikasi sejak lama dan dipertimbangkan banyak hal,” kata Dicky Soemarno.

Dicky Soemarno mengatakan sebaiknya Liga 1 2020 . . . . . . dihentikan. Ia yakin PT LIB punya planing ke depan kepada klub-klub yang sudah mulai bersiap jauh-jauh hari.

“Mungkin bisa diganti format turnamen untuk mengisi kekosongan,” kata Dicky Soemarno.

Sedangkan Asep Abdul mengatakan ia cukup menyayangkan kepastian ditundanya Liga 1 2020 terlalu cepat yakni H-3 sebelum kick off. Menurutnya, seharusnya sudah ada kejelasan dari satu bulan yang lalu.

Ia juga bingung kenapa kepolisian tidak memberikan izin keramaian. Karena, pertandingan diadakan tanpa penonton di dalam stadion dan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Ya semoga PSSI bisa melobi kembali karena semua klub sudah pada latihan.”

“Kalau memang aspeknya masalah keramaian ya saat Pilkada 2020 nanti juga harus sama. Yang jelas protokol kesehatan dijalankan dengan baik,” kata Asep Abdul.

Asep Abdul percaya pihak kepolisian akan bekerja keras untuk menjaga pertandingan Liga 1 2020. Kalau nanti ada suporter klub yang melanggar, ia mengatakan setuju untuk memberikan hukuman ke timnya.

“Tetap harus ada tindakan tegas saja kalau ada yang melanggar. Tolong ini dipikirkan matang-matang,” kata Asep Abdul.

Kalau Liga 1 2020 tidak diadakan maka bisa dibilang ini cukup disayangkan untuk Persib Bandung. Karena, Maung Bandung saat ini berada di peringkat pertama dengan mengemas sembilan poin.

x

Check Also

Pemain Asal Aceh Kecewa Dengan Ketidakjelasan Liga 1 2020

Andri Muliadi, mantan pemain Persebaya Surabaya, memutuskan pulang kampung setelah klubnya, Borneo FC diliburkan. Pemain ...