Home > Liga 1 > Liga 1 2020 Beresiko Berhenti Lagi Jika Dilanjutkan Bulan November

Liga 1 2020 Beresiko Berhenti Lagi Jika Dilanjutkan Bulan November

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 sudah dipastikan ditunda oleh PSSI karena tidak mendapatkan izin keramaian dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Polri tidak memberikan izin keramaian karena pandemi Covid-19 masih tinggi di Indonesia.

Sebelumnya, Liga 1 2020 akan bergulir pada 1 Oktober, sementara Liga 2 2020 dihelat 16 hari berikutnya yakni 17 Oktober mendatang. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) berharap agar penundaan itu hanya berlangsung satu bulan.

Artinya, PSSI dan PT LIB ingin Liga 1 dan Liga 2 2020 diadakan lagi pada November mendatang. Federasi sepak bola Indonesia itu ingin Liga 1 dan Liga 2 2020 diadakan November dengan alasan kompetisi akan selesai pada Maret 2021. Kalau diadakan pada Desember 2020, maka PT LIB selaku operator kompetisi akan kesulitan untuk membuat jadwal pertandingan.

Karena, banyak agenda timnas Indonesia di 2021, salah satunya Piala Dunia U-20 yang dihelat Mei mendatang. Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengatakan ditundanya Liga 1 2020 membuat jadwal pertandingan kemungkinan akan berubah.

Karena, banyak agenda nasional ke depan yang akan dihelat di Indonesia salah satunya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pilkada rencananya serentak akan diadakan pada Desember 2020. Total daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020 sebanyak 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

“Untuk jadwal, tidak mudah kami memakai yang lama karena ada berbagai agenda nasional salah satunya konsentrasi ke Pilkada,” . . . Gabung . . . kata Akhmad Hadian Lukita kepada wartawan.

Kalau memang harus diubah jadwal terbarunya, maka Akhmad Hadian Lukita memastikan tidak ada pertandingan Liga 1 2020 yang digelar saat Pilkada berlangsung. Itu berarti untuk sementara waktu Liga 1 2020 berhenti sejenak untuk memberikan kesempatan kepada pemain menyalurkan hak suaranya.

“Tapi kami sudah pastikan tidak akan ada pertandingan saat jadwal Pilkada karena itu agenda nasional,” kata Akhmad Hadian Lukita.

PT LIB baru saja mengadakan pertemuan dengan empat klub yang berada di Yogyakarta pada Rabu (30/9/2020). Keempat klub itu adalah PSS Sleman, PSM Makassar, Barito Putera, dan Persiraja Banda Aceh. Mereka membahas terkait ditundanya Liga 1 2020 yang akan kick off tiga hari lagi. Setelah dari Yogyakarta, rencananya PT LIB akan berkunjung ke daerah-daerah klub lainnya untuk berdiskusi bersama.

“Setelah mendengar masukan dari klub-klub yang sudah di Yogyakarta, nanti kami akan komunikasi dengan tim lainnya.”

“Mungkin nanti komunikasinya bisa lewat email atau daring. Yang pasti akan ada manajer meeting lagi,” kata Akhmad Hadian Lukita.

x

Check Also

Pemain Asal Aceh Kecewa Dengan Ketidakjelasan Liga 1 2020

Andri Muliadi, mantan pemain Persebaya Surabaya, memutuskan pulang kampung setelah klubnya, Borneo FC diliburkan. Pemain ...