Home > Berita Liga Champions > Lawan Dynamo Kiev, Pirlo Mainkan Chiesa di Posisi Tak Lazim

Lawan Dynamo Kiev, Pirlo Mainkan Chiesa di Posisi Tak Lazim

Turin – Andrea Pirlo menurunkan Federico Chiesa pada posisi yang tidak biasa di pertandingan menghadapi Dynamo Kiev. Sosok 22 tahun itu ditempatkan sebagai sayap kiri, namun dia tidak dimaksud menjadi gelandang kelima di lapangan.

Saat masih membela Fiorentina, Federico Chiesa mendapat peran sebagai penyerang sayap kanan. Namun, bersama Juventus, pria berusia 22 tahun justru dialihkan di sayap kiri. Pertandingan kontra Kiev adalah contohnya.

Lalu, apa rencana Pirlo dengan posisi tidak lazim untuk Federico Chiesa itu?

“Saya ingin memiliki banyak pemain untuk menyerang. Chiesa bisa bermain di kedua sayap, Kulusevski atau Aaron Ramsey bisa bermain sebagai trequartista, di belakang striker,” ucap Pirlo.

Pirlo punya alasan tersendiri sampai memainkan Chiesa di posisi sayap kiri. Bukan hanya soal kemampuan teknisnya, namun juga karena absennya beberapa pemain di lini depan.

“Jangan lupa kami kehilangan Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala dalam kondisi yang tidak bagus, jadi struktur penyerangan bisa berubah,” katanya.

Andrea Pirlo memang . . . . . . memainkan Federico Chiesa di posisi sayap kiri. Namun, arsitek tim berusia 41 tahun menegaskan jika andalan timnas Italia itu tidak mendapat tugas layaknya seorang gelandang. Chiesa tetap menjalani peran sebagai penyerang.

“Para pemain memerankan posisi yang tepat,” kata Andrea Pirlo.

“Chiesa cocok dengan apa yang hendak kami lakukan. Ia tidak ditujukan sebagai gelandang kelima, tapi penyerang yang melebar, sedangkan saat bertahan ia menjadi gelandang keempat. Dia bisa bermain di kedua sisi dan melakukannya dengan sangat baik,” kata Pirlo. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Chelsea

Fans Kesal Chelsea Gagal Menang Lawan Zenit

London – Chelsea gagal menang saat bersua dengan Zenit St Petersburg di matchday 6 Grup ...