Home > Berita Liga Champions > Lampard Desak Chelsea Tancap Gas di Liga Champions

Lampard Desak Chelsea Tancap Gas di Liga Champions

prediksi jitu

London – Arsitek tim anyar Chelsea, Frank Lampard, mengaku senang dengan hasil drawing babak grup Liga Champions 2020/21. Namun ia meminta anak asuhnya untuk kerja keras dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tiap pertandingan.

Hasil undian menunjukkan bahwa Chelsea tergabung ke dalam Grup E. Sebagai informasi, grup tersebut dihuni oleh tim-tim yang di atas kertas tidak punya pemain hebat selayaknya klub berjuluk the Blues tersebut.

Juara bertahan Liga Europa, Sevilla, mungkin bisa membuat Mason Mount dkk kerepotan. Namun klub lain seperti Rennes dan Krasnodar diyakini akan menjadi lumbung gol bagi para penyerang the Blues.

Pemandangan ini sangat kontras dengan tim asal Inggris lain seperti Manchester United, yang menghuni Grup H. Tim arahan Ole Gunnar Solskjaer itu harus berjibaku dengan PSG, RB Leipzig, dan Istanbul Basaksehir.

Lampard mengaku senang dengan hasil undian yang diterima oleh timnya. Namun, ia berharap para pemainnya untuk tidak lengah agar bisa terhindar dari nasib yang tak diinginkan.

“Kami sangat menyadari bahwa setiap grup Liga Champions itu berat. Jadi saya tahu banyak reaksi yang mengatakan kalau ini hasil undian yang bagus buat Chelsea, tapi kami tak boleh melakoninya dengan pemikiran seperti ini,” ujarnya seperti yang dikutip dari Metro.

“Ini adalah laga-laga yang sangat berat, semua tim yang akan kami hadapi, terutama saat anda harus bepergian ke negara Eropa lain, anda selalu tahu bahwa anda akan melalui laga yang sangat kompetitif.”

“Sevilla memenangkan Liga Europa tahun lalu, dan kedua tim lainnya adalah tim baru yang akan memberikan kami ancaman serta bahaya, jadi mari lihat saja nanti,” lanjutnya.

Ekspektasi terhadap Chelsea kembali mencuat usai mereka berhasil menundukkan Crystal Palace dengan skor telak, 4-0. Lampard tahu bahwa reaksi seperti ini akan menyelimuti timnya setiap kali menang.

“Saya merasa orang-orang harus tetap tenang – begitulah saya seharusnya. Saya tidak boleh terjebak di dalamnya. Adalah tugas saya untuk tidak bereaksi dan tidak merasa terlalu kesal atau sedih,” tambahnya.

“Kami mendapat banyak pujian karena finis di peringkat ke-4 [musim lalu] dan kami takkan berangkat dari sana 100 persen secara instan. Kami sedang berproses, tapi saya siap untuk melaksanakan tugas itu dan begitupula dengan para pemain,” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Kolaborasi Griezmann-Braithwaite Makin Tajam di Barcelona

Barcelona – Barcelona unggul dengan skor 0-3 saat tandang ke markas Ferencvaros di Puskas Arena, ...