Home > Berita Bola > Bola Internasional > Kompetisi di Negara Tetangga Segera Bergulir, Indonesia Masih Belum Jelas

Kompetisi di Negara Tetangga Segera Bergulir, Indonesia Masih Belum Jelas

Jakarta – Otoritas sepakbola tertinggi negara Filipina dan Singapura memutuskan untuk menggulirkan kembali Liga Filipina atau Philippines Football League (PFL) dan Liga Singapura atau Singapore Premier League (SPL).

Laga perdana PFL akan dimulai pada 24 Oktober mendatang dengan menggunakan sistem gelembung atau bubble seperti yang diterapkan di Liga Basket Amerika (NBA) dengan tujuan untuk mempersempit penyebaran Covid-19.

Dengan konsep ini nantinya kompetisi hanya akan dipusatkan di satu tempat, yakni di PFF National Training Center, Carmona, Cavite.

Seluruh kontestan juga akan tinggal dalam satu hotel yang sama dan tidak diizinkan keluar kecuali untuk latihan dan bertanding saja.

Nantinya PFL musim akan menggunakan sistem setengah kompetisi dan diikuti oleh enam kontestan. Masing-masing tim akan bertemu satu kali saja. Empat tim teratas akan melaju ke babak semifinal.

Sementara itu, SPL akan mulai digulirkan kembali pada 17 Oktober mendatang, dengan mengalami perubahan format. Yang semula setiap tim bertemu sebanyak tiga kali dalam semusim, kini hanya dua kali.

Nantinya staf dan pemain akan menjalani tes swab setiap dua minggu sekali dan kompetisi digelar dengan tanpa penonton.

Menjelang bergulirnya SPL, kontestan asal Brunei Darussalam, DPMM, belum memberikan kepastian keikutsertaannya. DPMM menjadi satu-satunya klub dari luar Singapura yang ikut berkompetisi di . . . . . . SPL.

“Brunei DPMM FC telah menjadi bagian dari liga kami selama bertahun-tahun dan partisipasi lanjutan mereka saat dimulai kembali sangat dihargai,” kata Presiden Federasi Sepakbola Singapura (FAS), Lim Kia Tong.

“Kami telah memberikan Brunei DPMM FC opsi untuk memainkan pertandingan mereka di Singapura dengan mempertimbangkan protokol yang direkomendasikan. Kami menunggu tanggapan mereka pada hari Senin 12 Oktober setelah itu kami akan membuat persiapan yang diperlukan untuk memulai kembali,” tambah Lim.

Dengan bergulirnya kembali PFL dan SPL, menjadikan Indonesia sebegai negara satu-satunya di Asia Tenggara yang belum memberikan kepastian untuk kembali menggelar kompetisi.

Tujuh negara Asia Tenggara lainnya, yakni Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, Kamboja, Laos, dan Timor Leste sudah menjalankan kembali kompetisi musim 2020.

Sedangkan NFABD selaku induk sepakbola tertinggi Brunei Darussalam memutuskan untuk membatalkan kompetisi musim 2020 pada September lalu.

x

Check Also

Belanda Menang Telak 4-0 Atas Montenegro Dalam Ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022

Jakarta – Pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022, timnas Belanda berhasil menang telak atas Montenegro ...