Home > Berita Liga Indonesia > Sulut United > Kompetisi 2020 Ditunda, PSSI dan PT LIB Diminta Belajar Ke Negara Tetangga

Kompetisi 2020 Ditunda, PSSI dan PT LIB Diminta Belajar Ke Negara Tetangga

Manado – Pelatih Sulut United, Ricky Nelson, meminta agar pemangku kebijakan sepak bola di Indonesia bisa meniru negara tetangga Malaysia dalam mengelola pelaksanaan kompetisi, yang tetap berjalan sesuai rencana meski dilakukan di tengah masa pandemi virus Covid-19.

Hal ini diucapkan Ricky Nelson sebagai tanggapan tertundanya lanjutan Liga 1 dan Liga 2 yang seharusnya digelar pada Oktober.

“Seharusnya kita belajar dari Malaysia yang begitu konkret menjalankan kompetisi sejalan dengan pemerintahnya,” ungkap Ricky Nelson, Jumat (02/10/20).

“Kompetisi mereka memang tanpa penonton tapi protokolnya jelas sehingga pada akhrirnya tidak ada penundaan sama sekali,” tambahnya.

Ricky Nelson meyakini federasi sepak bola Indonesia masih lebih baik dibandingkan Malaysai sehingga seharusnya lanjutan Liga 1 dan Liga 2 tidak perlu ditunda.

“Kalau Malaysia bisa, seharusnya kita juga bisa melakukan dengan lebih baik lagi asalkan mau belajar dari mereka,” tegas Ricky.

Untuk diketahui, Malaysia Super League musim 2020 yang . . . Gabung . . . sempat dihentikan sejak 15 Maret lalu akibat pandemi virus corona, bisa dilanjutkan kembali pada akhir Agustus lalu.

Sedangkan di Indonesia, PSSI memutuskan untuk menunda pelaksanaan lanjutan Liga 1 dan Liga 2 hingga November mendatang karena pihak Mabes Polri enggan untuk mengeluarkan surat izin keramaian akibat masih tingginya angka penularan Covid-19 di Indonesia.

Sementara itu, Sulut United sempat meliburkan aktifitas latihan tim pada Rabu (30/9/2020) setelah PSSI memutuskan untuk menunda lanjutan Liga 2 2020.

x

Check Also

Liga 2 Ditunda, Sulut United : “Klub Sudah Keluarkan Biaya Besar”

Manado – Manajemen Sulut United menilai keputusan yang diambil PSSI untuk menunda lanjutan lanjutan kompetisi ...