Home > Berita Bola > Bola Internasional > Kevin Diks Merasa Bangga Jika Bisa Perkuat Timnas Indonesia

Kevin Diks Merasa Bangga Jika Bisa Perkuat Timnas Indonesia

Jakarta – Pemain Belanda keturunan Indonesia, Kevin Diks, menyatakan keinginannya untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia, namun hingga saat belum ada jawaban dari PSSI.

Kevin sendiri mengaku bahwa membela Timnas Indonesia merupakan kebanggaan baginya karena kakek dan neneknya berasal dari Ambon, Maluku yang bermigrasi ke Belanda.

Pemain klub Aarhus di Liga Denmark ini menuturkan bahwa pihak PSSI sempat menghubunginya, namun setelah itu tidak ada kabar kelanjutannya soal proses dirinya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

“(PSSI) Sudah kontak agen saya dua-tiga bulan lalu. Mereka mengatakan akan kembali mengontak dalam tempo satu pekan, tapi sampai sekarang belum ada kontak lagi. Agak membingungkan dan saya masih menunggu. Agen saya sempat bertanya dan mereka (PSSI) mengatakan sedang sibuk,” kata Kevin.

“Sampai saat ini, saya belum mendengar kabar dari mereka lagi setelah itu. Berita tentang saya sudah terlalu menyebar. Ya, mereka yang pertama kali mengontak saya karena tertarik untuk menaturalisasi saya,” ujar Kevin.

Dalam keterangannya, PSSI masih memiliki pertimbangan soal Kevin bila dilihat dari aturan FIFA dan usianya yang tidak memungkinkan lagi Kvin untuk bermain di Piala Dunia U-20 2021.

Meski demikian, Kevin beranggapan bahwa dirinya masih muda dan bisa memperkuat Timnas Indonesia senior.

“Jika ada kesempatan silakan kontak saya. Saya tak tahu apa yang mereka pikirkan dan kenapa tak mengontak saya lagi. Saya mengerti jika mereka cuma mau menaturalisasi pemain muda, tapi sejujurnya saya juga masih muda, masih 24 tahun. Jika mau menaturalisasi, saya masih muda tapi saya mengerti tentang keinginan mereka menaturalisasi pemain muda,” ucapnya.

Kevin juga mengaku pernah beberapa kali datang ke Indonesia dan sering berkomunikasi dengan pemain keturunan Belanda lainnya yang bermain di Indonesia.

“Saya pernah ke Indonesia beberapa kali, salah satunya ke Raja Ampat. Saya berencana akan kembali ketika situasinya sudah membaik di musim panas nanti,” kata Kevin.

“Saya tahu banyak . . . . . . pemain asal Belanda di Indonesia. Nick Kuipers, Marc Klok, Irfan Bachdim, dan banyak lagi. Beberapa, saya pun sudah sering melakukan kontak dengan pemain asal Belanda di Indonesia,” lanjut Kevin.

“Saya bicara ke Marc Klok, Melvin Platje juga, meski dia bukan Indonesia, tapi saya juga bicara dengan dia. Melvin bertanya (keinginan naturalisasi), saya bilang masih menantikan PSSI. Wiljan Pluim juga bicara ke saya,” sambung Kevin.

Kevin juga mengaku paham dengan kasus pesepakbola kelahiran Spanyol keturunan Maroko, Munir El Haddadi yang ingin berpindah federasi dari Spanyol ke Maroko.

“Saya tak pikir peluang saya pindah ke Indonesia sudah tertutup. Mereka (FIFA) beberapa kali mengubah aturan, mungkin tiga, empat, atau lima tahun lalu, pemain bisa pindah negara jika belum main untuk tim senior. Aturan ini diubah dan diubah lagi setiap saat. Coba lihat Munir, bagi saya itu contoh yang paling serupa dengan saya. Saya pikir itu masih mungkin jika mereka (PSSI) mau, bisa saja, harus berkorban waktu. Munir contoh kasus serupa,” jelas Kevin.

“Saya terbuka untuk kedua negara (Belanda dan Indonesia). Jelas Belanda punya banyak pemain bintang tapi saya pikir masih punya potensi buat main buat Belanda lagi. Dua tahun lalu saya hampir main buat Belanda tapi cedera. Tapi ini (memperkuat Indonesia) soal kebanggaan, saya mau bawa Indonesia ke peta sepakbola dunia, dari saya atau Sandy (Walsh) yang datang dari Eropa,” pungkasnya.

x

Check Also

Belanda Menang Telak 4-0 Atas Montenegro Dalam Ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022

Jakarta – Pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022, timnas Belanda berhasil menang telak atas Montenegro ...