Home > Berita Liga Spanyol > Barcelona > Kesal Pada Barcelona, Javier Tebas Seret Presiden Real Madrid

Kesal Pada Barcelona, Javier Tebas Seret Presiden Real Madrid

Prediksi Bola

Madrid – Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu tiba-tiba menyatakan mundur dari posisinya. Pernyataan tersebut dilontarkan hanya beberapa jam sebelum laga Barcelona kontra Juventus di fase grup Liga Champions 2020/21, Kamis (29/10/2020) dinihari WIB.

Terkait pernyataan tersebut, Presiden La Liga, Javier Tebas, mengaku benar-benar kesal. Bukan karena pengunduran diri Bartomeu, namun karena hal lainnya.

Bartomeu kehilangan jabatannya sebagai Presiden Barcelona merupakan hal yang sudah diprediksi oleh banyak orang, namun tak secepat ini. Karena hasil mosi tidak percaya baru akan keluar pada bulan November mendatang.

Yang membuat Javier Tebas kesal karena Bartomeu juga mengkonfirmasi bahwa Barcelona sudah menerima tawaran untuk mengikuti ajang Liga Super Eropa.

Untuk diketahui, Liga Super Eropa, yang disebut-sebut akan menjadi pengganti Liga Champions itu, sebenarnya belum pasti akan digelar pada 2022 mendatang.

Namun tanda-tanda bahwa kompetisi itu akan digelar sudah terlihat dari Wall Street, dimana dilaporkan bahwa sudah ada dana sebesar 4,6 juta pounds sebagai modal untuk menggelar kompetisi tersebut.

Karena kesal, Javier Tebas kemudian menuding Bartomeu telah dikontrol oleh Presiden Real Madrid Florentino Perez yang memprakarsai proposal Liga Super Eropa ini.

“Saya percaya bahwa Bartomeu telah dikontrol Florentino. Liga ini sudah menjadi impian dari Presiden Real Madrid. Dia sudah mengerjakannya sejak lama. Bukan berita baru,” kata Javier Tebas.

“Namun ini adalah sebuah kesalahan yang serius. Dia tidak memahami betapa seriusnya konsekuensi finansial yang akan mengikuti keputusan itu,” lanjutnya.

Untuk diketahui, Florentino Perez memiliki pemikiran untuk menggelar Liga Super Eropa sejak 2009 lalu. Kompetisi tersebut akan beberapa klub raksasa Eropa dalam sebuah kompetisi.

“Kami menyepakati Liga Super Eropa baru yang menjamin bahwa yang terbaik selalu berhadapan dengan yang terbaik. Sesuatu yang tidak terjadi di Liga Champions,” jelas Florentino Perez saat itu.

Pada kompetisi Liga Super Eropa nantinya hanya akan diikuti oleh 16-18 klub dengan sekitar 30 pertandingan di dalamnya.

UEFA belum menunjukkan keberpihakannya kepada ide Liga Super Eropa tersebut, namun FIFA secara terang-terangan telah menyatakan dukungannya.

x

Check Also

Koeman Kritik Pemain Barcelona Usai Kalah Lawan Atletico

Madrid – Barcelona kalah dari tuan rumah, Atletico Madrid, dengan skor tipis 0-1, pada laga ...