Home > Berita Liga Inggris > Chelsea > Kebobolan Tiga Gol, Lini Belakang Chelsea Memang Rapuh

Kebobolan Tiga Gol, Lini Belakang Chelsea Memang Rapuh

London – Lini belakang Chelsea belum juga menunjukan peningkatan hingga pekan kelima Premier League 2020/2021. Jika kondisi ini tak segera dibenahi, Timo Werner merasa Chelsea akan sulit untuk bersaing merebut gelar juara.

Gawang Chelsea kembali jebol dengan tiga gol. Pada pekan keempat, situasi yang sama juga terjadi saat melawan West Brom. Dari empat partai yang telah dijalani, gawang Chelsea kini sudah kemasukan sembilan gol.

“Saya tidak tahu apakah kami memiliki masalah, tetapi dalam tiga pertandingan terakhir kami kebobolan enam gol dan itu bukan yang kami inginkan untuk bersaing memperebutkan gelar,” kata Timo Werner dikutip dari BBC Sport.

“Di Jerman kami selalu bicara soak pertahanan yang kuat untuk memenangkan gelar. Jika kami kebobolan begitu banyak, itu sulit untuk menang dan memenangkan gelar,” sambung Timo Werner.

Gol kedua Southampton menjadi bukti rapuhnya pertahanan Chelsea. Kurt Zouma menyodorkan backpass yang ceroboh pada Kepa. Sementara, sang penjaga gawang juga tidak sigap dalam menghalau bola kemelut.

Chelsea sempat memimpin pertandingan . . . . . . dengan skor 2-0. Namun, Soton mencetak gol tiga menit sebelum paruh pertama berakhir. Timo Werner menilai momen itulah yang membuat jalannya babak kedua sulit bagi Chelsea.

“Babak pertama kami bermain sangat baik. Ketika Anda kebobolan dua atau tiga menit sebelum turun minum, itu tidak mudah. Anda harus berpikir dengan jernih,” kata Timo Werner.

“Southampton memberi tekanan pada kami dan menekan kami tinggi-tinggi. Kami memberi mereka terlalu banyak dalam hal peluang. Kami harus menang. Saya senang dengan gol-gol itu tetapi saya ingin menang,” ucap Timo Werner. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Tuchel

Gara- Gara Badai Covid 19, Tuchel Minta Regulasi Lima Pergantian Pemain Diadakan Lagi

Jakarta – Kasus penularan COVID-19 meningkat di Inggris karena varian Omicron, banyak pertandingan Liga Inggris ...