Home > Berita Liga Indonesia > Madura United > Jika Liga 1 Terus Ditunda, Madura United Bingung Soal Kontrak Pemain

Jika Liga 1 Terus Ditunda, Madura United Bingung Soal Kontrak Pemain

Bangkalan – Tertundanya kembali kompetisi Liga 1 2020 yang seharusnya digulirkan pada awal Oktober lalu membuat sejumlah klub kesulitan dalam menentukan batas kontrak para pemainnya.

Menurut Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq, pihaknya kesulitan untuk menentukan perpanjangan kontrak pemain Madura United karena belum adanya kejelasan kapan kompetisi akan dimulai kembali dan kapan berakhirnya.

Hal ini tak lepas dari keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator yang menunda lanjutan Liga 1 2020 karena tidak adanya izin dari pihak kepolisian dengan pertimbangan masih tingginya angka penularan Covid-19, ditambah pula adanya Pilkada Serentak di Indonesia pada 9 Desember mendatang.

PSSI sendiri telah menyiapkan opsi apabila kompetisi tidak bisa digulirkan kembali pada awal November, maka akan ditunda pada Desember atau Januari 2021.

Namun dengan terus ditundanya kompetisi, PSSI tak memberi kepastian kapan tepatnya Liga 1 2020 akan berakhir, sehingga hal ini menjadi masalah untuk tim.

“Jadi itu yang jadi masalah, apa nanti akan otomatis diperpanjang atau gimana. Jadi kami itu selaku pihak manager klub dalam hal ini perusahaan yang menaungi Madura United kami kesulitan,” kata Zia Ul Haq, Sabtu (17/10/2020).

“Kalau kami memperpanjang kontrak sampai berapa bulan? Karena sampai saat ini saja belum ada kepastian, sedangkan kalau kemarin kami berani karena di surat resmi sebelumnya yang sudah diatur PSSI ada aturan jelas 1 Oktober dimulai kompetisi dan ada akhir Februari untuk berakhirnya kompetisi,” jelasnya.

Menurut Zia, perpanjangan kontrak pemain harus disesuaikan dengan berakhirnya kompetisi.

“Dulu kami berani menjadikan kontrak itu ke bulan Februari karena ada surat resmi kalau sekarang mau mengundurkan sampai bulan berapa? kami bingung,” ujar Zia Ul Haq.

Meski demikian, Madura United masih melakukan persiapan dengan tetap berlatih dan menggelar laga uji coba. Bahkan Laskar Sape Kerrab berencana akan melakukan laga uji coba melawan Arema FC di Malang.

Jadi Madura United memilih untuk tetap konsen pada latihan sebagai kewajiban klub, karena PSSI juga memerintahkan PT LIB agar tetap memberikan subsidi kepada klub Liga 1 dan Liga 2.

“Jadi saat ini sudha biarlah jalan dulu dan kami berharap PSSI tetap konsen akan apa yang disampaikan di paparan manager meeting khususnya permasalahan subsidi karena kalau tidak seluruh klub ini akan bangkrut,” tandas Zia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Madura United Batal Rekrut Pemain Muda Asal Brazil

Surabaya – Madura United memutuskan untuk memulangkan penyerang muda asal Brasil, Robert Junior Rodrigues Santos, ...