Home > Berita Liga Inggris > Jika Guardiola Hengkang Dari Man City, 5 Pelatih Ini Berpeluang Digaet

Jika Guardiola Hengkang Dari Man City, 5 Pelatih Ini Berpeluang Digaet

Josep Guardiola sudah menjalani awal musim kelimanya bersama Manchester City. Selama berada di City, Guardiola sudah membelanjakan lebih dari 500 juta poundsterling untuk memperkuat timnya. Belanja besar itu menjadi gambaran betapa ambisiusnya tim untuk bisa menjalani setiap musimnya dengan kesuksesan. Seperti di klub-klub sebelumnya, Josep Guardiola berhasil memberikan sumbangsih berupa trofi di kompetisi domestik.

Tapi, dana besar yang sudah dikeluarkan tentu City tidak akan puas karena dari pelatih sebelumnya hal itu sudah didapatkannya. Josep Guardiola yang memiliki pengalaman dua kali menjadi juara Liga Champions tentu diharapkan bisa membawa City berjaya di Eropa. Hal yang belum pernah diwujudkan Guardiola selama empat musim penuhnya.

Manchester City malah begitu-begitu saja di Liga Champions. Guardiola hanya bisa mengantarkan klubnya ke perempatfinal dan terakhir dikandaskan Lyon. Mentoknya Manchester City di perempatfinal dan fakta kalau tim sudah memberikan suntikan dana besar menjadi peringatan untuk Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu dianggap tidak terlalu superior dan bisa kapan saja didepak klub. Kalau hal itu terjadi mengutip dai Sportskeeda ada lima pengganti potensial untuk Josep Guardiola di City.

Siapa saja? Berikut nama-namanya:

5. Erik ten Hag (Ajax)

5. Erik ten Hag (Ajax)

Erik ten Hag merupakan sosok yang dekat dengan Josep Guardiola. Keduanya pernah bekerja sama di Bayern Munchen, Guardiola menjadi manajer The Bavarians dan ten Hag menjadi pelatih tim reserve-nya. Menimba ilmu dari Guardiola membentuk Erik ten Hag menjadi salah satu pelatih sukses sekarang.

Bersama Ajax, Erik ten Hag pernah membawa timnya melaju sampai semifinal dengan mengandaskan unggulan seperti Real Madrid dan Juventus. Ajax bersama taktiknya pun menjadi salah satu tim yang bisa menampilkan permainan cantik. Total Ajax dibawanya mencatatkan 87 kemenangan, 15 seri dan hanya 18 kali kalah. Filosofi menyerangnya pun sudah membawa Ajax mencetak 325 gol.

4. Mikel Arteta (Arsenal)

4. Mikel Arteta (Arsenal)

Pep Guardiola sepertinya menjadi sosok panutan yang baik untuk rekannya di kepelatihan. Bukan hanya Erik ten Hag, satu nama yang dianggap sama baiknya adalah Mikel Arteta. Di usianya yang baru 38 tahun, Mikel Arteta sekarang bisa menjadi pelatih utama Arsenal dan berhasil mengangkat performanya. Walaupun baru sebentar menjadi manajer, Mikel Arteta sudah memberikan Arsenal dua trofi yaitu FA Cup dan Community Shield.

Arsenal di tangannya pun menjadi salah satu tim yang mampu menumbangkan Citynya Pep Guardiola. Mikel Arteta sudah menjalani 35 kali pertandingan bersama Arsenal dengan . . . . . . catatan impresif, 22 kemenangan enam imbang dan tujuh kali kalah. Musim ini Arsenal pun muncul sebagai penantang di papan atas dan bertahan di posisi keempat.

3. Julian Nagelsmann (RB Leipzig)

3. Julian Nagelsmann (RB Leipzig)

Pelatih berkebangsaan Jerman ini muncul sebagai salah satu pelatih muda yang potensial. Bersama RB Leipzig, Julian Nagelsmann berhasil menunjukkan karir yang fenomenal. RB Leipzig disulapnya menjadi penantang kuat di Bundesliga. Julian Nagelsmann juga baru saja mencatatkan rekor sebagai pelatih termuda yang berhasil mencapai partai semifinal Liga Champions.

RB Leipzig yang tidak diunggulkan secara mengejutkan melaju jauh sebelum akhirnya disingkirkan Paris Saint-Germain. Performa bagusnya di Liga Champions itu yang tentu bisa menjadi harapan untuk menggantikan Guardiola di masa depan.

2. Mauricio Pochettino (Ex-Tottenham)

2. Mauricio Pochettino (Ex-Tottenham)

Di tengah buruknya performa City di awal musim ini, muncul nama Mauricio Pochettino yang dikabarkan akan menggantikan Josep Guardiola. Kemampuan Pochettino sudah tidak perlu diragukan lagi, Tottenham pernah dibawanya mencapai final Liga Champions. Pencapaian yang belum pernah diberikan Guardiola di Manchester City. Dalam perjalanannya mencapai final pun salah satu lawan yang disingkirkan Pochettino adalah City-nya Guardiola.

Selama menangani Tottenham, Pochettino juga berhasil menjadikan Tottenham penantang Premier League. di setiap musimnya. Mauricio Pochettino bersama Tottenham berhasil mencatatkan 160 kemenangan, 60 imbang dan 73 kali kekalahan.

1. Massimiliano Allegri (Ex-Juventus)

Kalau Manchester City berambisi menaklukkan Liga Champions, Massimiliano Allegri bisa menjadi perantaranya. Bersama Juventus Allegri pernah membawa klubnya mencapai partai puncak Liga Champions dua kali. Walaupun gagal juara dan takluk di tangan Barcelona dan Real Madrid saat itu. Massimiliano Allegri memilki pendekatan strategi yang berbeda dengan Mauricio Pochettino dan Erik ten Hag.

Allegri dianggap lebih defensif dalam strateginya, tapi hal itu yang bisa membawa Juventus terus tampil bagus di setiap musimnya. Catatannya pun impresif selama menukangi Juventus, Allegri meraih 191 kemenangan, 41 seri dan 39 kekalahan. Pelatih asal Italia ini juga sekarang sedang lowong, mengangkatnya menjadi pelatih City tentu menjadi lebih mudah.

x

Check Also

wolves vs Manchester United

Manchester United Bawa Pulang 3 Poin Usai Kalahkan Wolves 1-0

Manchester- Dalam laga pekan ke-3 EPL 2021/22 ini Manchester United sukses membawa pulang tiga poin ...