Home > Berita Liga Spanyol > Griezmann Diyakini Bakal Jadi Bintang Barcelona Usai Era Messi

Griezmann Diyakini Bakal Jadi Bintang Barcelona Usai Era Messi

Performa Antoine Griezmann di Barcelona sering mendapat kritik karena tidak segarang saat ia berseragam Atletico Madrid. Pada 3 pertandinga awal Laliga musim 2020-2021 saja, striker 29 tahun tidak pernah bermain penuh. Ronald Koeman yang menjadi nakhoda baru Barcelona pun diharapkan bisa mengeluarkan potensi striker 29 tahun itu.

Belum nyetelnya Griezmann di Barca mendapat perhatian dari kompatriotny, Olivier Giroud. Menurutnya, Griezmann harus sabar untuk dapat beradaptasi dengan Barcelona.

“Jelas dia tidak memilih jalan mudah saat memilih bergabung tim yang besar seperti Barcelona. Itu adalah perkembangan dalam kariernya, ada yang bisa menyangkalnya?,” kata Giroud.

“Tapi tentu saja, adaptasi tidak mudah terutama saat Anda bermain dengan pemain hebat seperti Messi dan Anda bermain di posisi yang mirip dengannya.”

Giroud percaya dengan kesabaran maka Griezmann akan menjadi pilar utama Barcelona dan segera menemukan penampilan terbaiknya.

“Itu mungkin perlu waktu yang lebih lama dari biasanya, tapi saya yakin dia bisa.”

“Saya tidak khawatir dengannya, ada banyak talenta di tim. Anda hanya harus menemukan formulanya.”

“Tantangan yang besar tetapi saya pikir dia bisa menaklukkannya. Dia juga bakal jadi masa depan klub karena Messi pasti tidak akan abadi,” ujarnya.

Situasi yang terjadi pada Griezmann di Barcelona juga dapat pembelaan dari pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps. Deschamps . . . . . . menyebut kalau Griezmann tidak dimainkan oleh Barcelona di posisi yang seharusnya.

Menurutnya, Ronald Koeman mestinya memberikan posisi lebih ke tengah kepada Griezmann agar dia bisa memaksimalkan kemampuannya.

“Saya berbicara dengan Griezmann dan akan menemuinya nanti. Saya yakin dia tidak senang dengan situasinya sekarang,” kata Deschamps.

“Memang benar Ronald Koeman berkata, dan saya bicara kepadanya, bahwa dia tidak paham ternyata Griezmann dahulu bermain di posisi yang lebih sentral. Tapi, Antoine pun harus beradaptasi sekarang.”

“Bagi saya, dia masih lebih efektif ketika dia jadi pusat permainan, ketika dia bisa banyak menyentuh bola. Di posisi itu dia pun bisa mundur dan membantu lini tengah.”

“Dia tidak punya kemampuan untuk menggiring bola dan melewati lawan di sisi sayap seperti winger lain. Dia perlu banyak menyentuh bola, dan cerdas dalam bergerak,” kata pelatih berusia 51 tahun itu.

x

Check Also

Atletico Madrid Kalah 1-2 Dari Granada, Pulang Dengan Tangan Kosong !

Jakarta – Pada laga pekan ke 18 La liga 2021/22, Atletico Madrid harus menyerah dari ...