Home > Berita Bola > Giggs Akui Sempat Mengidamkan Kursi Pelatih MU

Giggs Akui Sempat Mengidamkan Kursi Pelatih MU

Manchester – Ryan Giggs menyebut bahwa ia pernah berharap untuk menduduki jabatan pelatih di Manchester United saat masih menjadi asisten di klub, namun arsitek Timnas Wales tersebut merasa kesempatan tersebut sudah tidak lagi ada.

Legenda Setan Merah itu, yang menjalani seluruh kariernya di Old Trafford, sempat ditunjuk menjadi manajer sementara menyusul pemecatan David Moyes pada 2014 silam.

Giggs lalu menduduki kursi asisten Louis van Gaal selama dua tahun, sebelum meninggalkan klub seturut kedatangan Jose Mourinho pada 2016, hingga ia lalu membesut negara asalnya Wales guna menggantikan Chris Coleman.

Selama pergantian tampuk manajer di United, Giggs diyakini sebagai kandidat kuat untuk pekerjaan itu, terutama usai mengantar anak asuhnya tampil cukup meyakinkan di empat laga saat jadi manajer interim, walau akhirnya gagal dipermanenkan.

Di usianya yang kini menginjak 46 tahun, Giggs menyinggung soal impiannya untuk menapaki jejak Sir Alex Ferguson di klub lamanya tersebut. Kepada The Greatest Game, Giggs mengatakan: “Jika saya boleh jujur, saya menginginkan pekerjaan itu [setelah Moyes dipecat]. Namun saya belum siap.

“Waktu itu ada sebuah tren dengan sederet pelatih muda yang pernah membela klub dan mendapatkan pekerjaan. Waktu itu masih ada banyak manajer tua yang direkrut. Mereka memandang itu sebagai langkah aman.

“Saya menginginkan pekerjaan [melatih United] itu ketika saya menukangi di empat pertandingan, namun saya belum siap. Saya kemudian jelas siap setelah Louis [dipecat] dan saya menginginkan pekerjaan ini namun saya tidak dipertimbangkan.

“Saya sekarang lebih dari siap [untuk pekerjaan melatih United] namun saya pikir kesempatan itu sudah tidak lagi ada. Saya kira kesempatannya sudah lenyap, saya telah selesai.

“Saya senang dengan pekerjaan yang saya miliki. Saya tidak merasa itu akan datang lagi. Saya harus katakan saya menikmati pekerjaan [Wales] untuk saat ini. Ada banyak nilai plus, tapi juga ada banyak rasa frustrasi.

“Saya pikir pada akhirnya saya akan tetapi ingin mencoba melatih klub, tapi soal kapannya, saya tidak tahu,” tutup Giggs. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Maradona Sempat Jalani Operasi Otak Sebelum Wafat

Diego Maradona wafat di Buenos Aires pada Rabu (25/11/2020) karena gangguan jantung. Kepergian maestro sepak bola ...