Home > Berita Liga Inggris > Deretan Pemain Top Yang Pernah Mengalami Cedera ACL

Deretan Pemain Top Yang Pernah Mengalami Cedera ACL

Sama seperti yang dialami oleh Virgil van Dijk, sejumlah pemain kelas dunia ini pernah mengalami cedera ACL, dan setelah pulih ada yang tetap bisa tampil bagus tapi ada juga yang tampil loyo. Van Dijk mengalami cedera ACL di lutut kanannya saat bermain di pertandingan derby Merseyside antara Everton vs Liverpool. Ia terkena tekel gunting brutal Jordan Pickford.

Van Dijk cuma bisa main enam menit saja di pertandingan itu. Hasil scan kemudian menunjukkan kalau ia mengalami cedera ACL grade tiga. Itu adalah cedera paling parah yang bisa dialami seseorang di bagian ACL. Itu artinya ligamen bek asal Belanda itu putus jadi dua. Pihak Liverpool tidak mengumumkan kapan Van Dijk akan bisa merumput lagi.

Tapi banyak kabar menyebut ia bisa absen selama lebih dari enam bulan. Paling apes, ia bisa absen setahun. Cedera ini membuat Van Dijk sekarang bergabung dengan banyak nama tenar lain yang juga pernah mengalami cedera ACL. Di antara para pemain itu, setelah pulih ada yang tetap bisa tampil oke, tapi ada juga yang kemudian jadi ambyar dan bahkan sering mengalami cedera susulan.

Siapa saja para pemain itu?

Falcao

Bomber asal Kolombia ini pernah menjadi pemain yang sangat ditakuti bek-bek lawan. Ia adalah predator di kotak penalti. Ia menjadi pemain andalan Porto, Atletico Madrid, dan AS Monaco. Sayangnya ia mengalami cedera ACL pada Januari 2014. Setelah itu ia kesulitan menampilkan performa terbaiknya. Ia gagal menunjukkan performa terbaiknya di Manchester United dan Chelsea.

Tapi lalu ia bisa bangkit lagi. Setelah kembali ke Monaco, Falcao bisa membawa mereka juara Ligue 1 2016-17. Ia mengemas 21 gol dalam 29 laga. Ia bisa mempertahankan performanya itu saat gabung Galatasaray. Sejauh ini ia sudah mengemas 14 gol dari 27 pertandingan.

Alan Shearer

Salah satu, kalau bukan penyerang terbaik yang pernah dimiliki oleh Inggris. Super Al adalah julukannya. Ia pernah mengalami cedera ACL saat menjalani musim debutnya bersama Blackburn Rovers pada tahun 1992. Musimnya pun berakhir dengan prematur, walau sebelumnya ia sempat mengemas 16 gol dari 21 pertandingan di liga. Tapi Shearer kemudian bisa bangkit dari cedera itu.

Di musim berikutnya, ia mengemas 31 gol dari 40 pertandingan. Ia juga membantu klubnya jadi juara liga pada musim 1994-95. Shearer lalu pindah ke Newcastle pada tahun 1996. Di sana Super Al tetap menunjukkan ketajamannya dengan mengemas 148 dari 303 pertandingan di liga.

Roy Keane

Roy Keane adalah salah satu pemain andalan Manchester United di era tahun 90an silam. Ia pernah harus absen musim 1997-98 silam. Ia mengalami cedera ACL. Ironisnya cedera itu didapat saat ia berusaha mencelakai pemain Leeds United, Alf-Inge Haaland. Haaland sempat menuding kalau Keane pura-pura cedera. Tanpa Keane, MU tidak bisa juara. Mereka dikalahkan oleh Arsenal.

Tapi setelah pulih dari cederanya, Keane masih tetap bisa tampil garang. Ia bahkan membantu United meraih beberapa trofi juara, termasuk treble pada musim 1998-99. Performa Keane memang tidak sama setelah cedera itu. Tapi ia masih tetap bisa menampilkan performa kelas dunia bagi MU.

Roberto Baggio

Salah satu penyerang terbaik Serie A. Legenda sepak bola Italia. Tapi masa-masa awal karirnya pernah diganggu cedera ACL di lutut kanannya. Cedera itu ia alami di usia 18 tahun. Baggio saat itu bermain di Vicenza. Untungnya cedera itu tidak membuat Fiorentina mundur. Mereka tetap merekrutnya pada tahun 1985 silam. Tapi setahun setelah gabung La Viola ia mengalami masalah di lututnya lagi. Tapi Baggio tidak menyerah.

Pemain yang terkenal dengan kuncirnya itu kemudian meraih sukses bersama Juventus. Ia meraih penghargaan Ballon d’Or pada tahun 1993. Baggio juga pernah jadi andalan AC Milan dan Inter Milan. Pada tahun 1994, Baggio jadi andalan timnas Italia. Ia membawa mereka ke final, walau sayangnya di pertandingan itu mereka kalah dari Brasil.

Ruud van Nistelrooy

Bomber asal Belanda ini tampil ciamik bersama PSV Eindhoven. Khususnya pada musim 1999-00 di mana ia mencetak 29 gol dari 23 pertandingan. Performanya menarik perhatian Manchester United. Tapi saat MU akan merekrutnya, Ruud van Nistelrooy mengalami cedera ACL. Ia harus absen setahun. MU pun tidak jadi membelinya saat itu. Tapi ternyata Sir Alex Ferguson dengan sabar mau menunggunya pulih.

Musim berikutnya ia pun . . . . . . mengangkut bomber jangkung itu ke Old Trafford. Nistelrooy tidak mengecewakan Ferguson. Ia menjadi mesin gol Setan Merah dan membantu klub meraih empat gelar juara. Setelah cabut dari MU, Nistelrooy pindah ke Real Madrid. Di sana ia membantu Madrid meraih tiga gelar juara dalam kurun waktu empat musim.

Alessandro del Piero

Alessandro del Piero sempat menepi selama sekitar satu tahun. Ia mengalami cedera ACL pada tahun 1998 silam. Padahal saat itu ia sedang bagus-bagusnya bersama Juventus. Ia membantu Bianconeri meraih Scudetto dan masuk final Liga Champions pada musim sebelumnya. Setelah pulih dari cederanya, Del Piero memang tidak bisa tampil setajam sebelumnya. Ia juga kehilangan kecepatannya.

Tapi ia bisa beradaptasi dan bermain bagus di posisi yang lebih ke dalam. Del Piero terus bermain bagi Juventus selama 13 musim. Ia juga menjadi pemain andalan timnas Italia. Bahkan ia memenangkan Piala Dunia 2006. Hebatnya lagi, Del Piero terus bermain sampai usia 40an. Ia baru pensiun pada tahun 2015 setelah sempat bermain di Australia dan India.

Xavi

Salah satu pemain paling hebat yang pernah dimiliki Barcelona. Xavi pernah mengalami masa-masa sulit karena ia harus mengalami cedera ACL di lutut kanannya pada musim 2005-06 silam. Ia cedera saat menjalani sesi latihan. Tapi Xavi bisa kembali dan membantu Barca berjaya. Ia membantu Blaugrana meraih banyak gelar di tahun-tahun berikutnya.

Xavi pernah mencicipi gelar La Liga, Copa del Rey, Supercopa de Espana, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Begitu juga dengan timnas Spanyol. Ia membantu La Roja juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2008 dan 2012. Xavi sempat melanglang buana ke Qatar dan membantu Al Sadd meraih empat gelar juara. Ia akhirnya baru pensiun pada tahun 2019 kemarin pada usia 39 tahun.

Marco Reus

Penyerang hebat dengan talenta jempolan. Sayangnya pemain Jerman ini sering mengalami cedera di sepanjang karirnya. Semua bermula saat ia mengalami cedera ACL pada lutut kanannya pada Mei 2017 silam. Bintang Borussia Dortmund ini pun tidak bisa bermain sampai Januari 2018. Ia memang sempat membela Jerman di Piala Dunia 2018.

Tapi setelah itu ia terus didera cedera. Hal ini membuat Reus sulit mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Siapa yang akan tahu apa yang akan ia raih di lapangan hijau jika ia terbebas dari cederanya.

Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic gabung Manchester United pada tahun 2016 silam, tepatnya pada bulan Juli. Sayangnya pada April 2017, ia mengalami cedera ACL di lutut kanannya. Saat itu ia bermain melawan Anderlecht. Pemain asal Swedia itu mendarat dengan posisi kaki tidak tepat dan membuat lututnya ambyar. Ibrahimovic pun gagal membela MU di final Liga Europa. Ia sempat diprediksi akan absen sekitar tujuh bulan.

Tapi ia bisa pulih lebih cepat. Ibra lalu kembali merumput pada bulan November. Saat itu ada kekhawatiran karena usianya sudah mencapai 35 tahun, ia akan kesulitan bermain lagi dan karirnya habis. Ibra memang tidak bertahan lama di MU. Tapi ia masih bisa tampil garang bersama LA Galaxy dan sekarang bersama AC Milan. Ia masih mencetak banyak gol di usianya yang memasuki 39 tahun.

Alex Oxlade-Chamberlain

Satu tambahan lagi. Alex Oxlade-Chamberlain adalah rekan setim Virgil van Dijk di Liverpool. Ia pindah ke Liverpool dari Arsenal pada musim 2017-18 lalu. Sayangnya saat performanya meningkat, ia mengalami cedera ACL pada April 2018. Chamberlain baru bisa balik merumput lagi akhir musim 2018-19. Sayangnya setelah itu ia seperti kesulitan menemukan performa terbaiknya lagi bagi Liverpool.

Apesnya lagi, sekarang Chamberlain mengalami masalah lagi pada lututnya. Ia mengalami cedera itu sejak Agustus kemarin dan belum diketahui kapan ia bisa pulih dan bermain lagi bagi Liverpool. Virgil van Dijk sendiri sebelumnya sudah melontarkan pesan pada para pendukung Liverpool. Ia berjanji untuk kembali lebih kuat setelah cedera nanti.

x

Check Also

Delapan Pemain Brasil Terancam Tidak Bisa Bermain di Liga Inggris Selama Dua Pekan

Jakarta – Buntut perseteruan antara Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) dan beberapa klub Liga Inggris ...