Home > Berita Liga Champions > Cetak Gol di Liga Champions, Ansu Fati Masuk Guinness Book of World Record

Cetak Gol di Liga Champions, Ansu Fati Masuk Guinness Book of World Record

Bintang muda Barcelona, Ansu Fati, berhasil mencatatkan namanya ke dalam Guinness Book of World Record  setelah menjadi pencetak gol termuda di Liga Champions.

Seperti biasa, sekitar pertengahan Oktober, Guinness Book of World Record telah menerbitan edisi baru setiap setiap tahunnya untuk mengumumkan siapa saja yang jadi pemecah rekor dunia.

Dilansir dari Sports.es, di antara 214 halaman Buku Rekor Dunia Dunia berbahasa Spanyol itu, Barcelona memiliki perwakilan baru di sana, yaitu Ansu Fati yang menjadi pencetak gol termuda, dalam usia 17 tahun 40 hari.

Ansu Fati memang pernah mencatatkan sejarah sebagai pencetak gol termuda saat dia membantu Blaugrana mengalahkan Inter Milan 2-1 di babak penyisihan grup Liga Champions pada 10 Desember 2019 silam.

Torehan ini kelihatannya melengkapi deretan catatan luar biasa yang telah dia kantongi sebelumnya. Pada September lalu, dia dinobatkan sebagai pemain terbaik LaLiga setelah mengantongi tiga gol dalam tiga pertandingan.

Dia juga menjadi pemain termuda kedua yang pernah bermain untuk Spanyol saat dia menjadi pemain cadangan melawan Jerman.

Ansu Fati bukanlah pemain Barcelona pertama yang masuk Buku Rekor Dunia. Pada edisi sebelumnya, superstar Lionel Messi berhasil masuk sebagai pemain dengan Ballon d’Or . . . . . . terbanyak dalam sejarah, dengan enam trofi yang dia raih.

Kembali pada Buku Rekor Dunia edisi tahun ini, Erling Haaland juga masuk di dalamnya atas torehan sembilan gol melawan Honduras di Piala Dunia U-20 , dan pada Januari 2020 dia jadi pemain pemuda kedua yang mencetak hattrick di Bundesliga Jerman.

Pemain Andorra, Illdefonso Lima, yang pada November 2019 mencapai 22 tahun 148 hari pengabdiannya di timnas, periode terlama sebagai pemain internasional sejak debut pada Juni 1997.

Klub Liga Inggris, Liverpool juga termasuk di sana untuk 18 kemenangan Liga Inggris, setelah mereka menjuarai kompetisi yang terakhir pada musim 2019-2020.
Lalu ada petenis Spanyol, Rafael Nadal, yang mencatatkan rekor berturut-turut dengan memenangkan gelat ATP dari 2004 sampai 2020.

x

Check Also

Chelsea

Fans Kesal Chelsea Gagal Menang Lawan Zenit

London – Chelsea gagal menang saat bersua dengan Zenit St Petersburg di matchday 6 Grup ...