Home > Berita Liga Inggris > Arsenal > Begini Cara Maksimalkan Partey di Arsenal Menurut Pemain Timnas Ghana

Begini Cara Maksimalkan Partey di Arsenal Menurut Pemain Timnas Ghana

London – Arsenal berhasil mendatangkan Thomas Partey dari Atletico Madrid pada batas akhir jendela transfer musim panas ini. Partey sendiri telah mendarat di London Utara pada Senin (5/10/2020) pekan lalu.

Menurut rekan setim sang gelandang bertahan di timnas Ghana, Andy Yiadom, Arsenal beruntung bisa mendapatkan Thomas Partey karena memiliki kemampuan bertahan dan membantu penyerangan dengan baik.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memang sempat mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan pemain baru di lini tengah. Meski telah mendapatkan Dani Ceballos sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid, Arteta masih lebih memilih menggunakan duet Granit Xhaka dan Mohamed Elneny di lini tengah.

Partey sendiri dikenal sebagai gelandang bertahan yang juga piawai dalam membantu serangan. Hal ini bisa menjadi obat penawar kekecewaan bagi Arsenal yang gagal mendapatkan Houssem Aouar dari Olympique Lyon.

“Dia punya banyak kualitas,” kata Yiadom.

“Ketika saya menonton Atletico, tampak dia berada di sana untuk bekerja keras, tapi ketika dia pergi bersama kami (timnas), dia memperlihatkan sesuatu yang lebih lagi dibanding di sana (Atletico),” sambung Yiadom.

“Saya menilai, rekor dia dalam hal gol bagi Ghana (10 gol dalam 27 pertandingan) membuktikan itu, sebab setiap kali saya bertugas dengan Ghana, dia mencetak gol, dia juga pandai memberikan ancaman saat menyerang,” puji . . . . . . Yiadom.

“Dia atletis, dia benar-benar bagus saat mengendalikan bola, dia sangat terampil dan dia memiliki eksekusi bola mati yang bagus,” jelasnya.

“Cara dia menjaga bola di posisi yang sulit ketika Anda berpikir dia mungkin akan kehilangan itu, sungguh impresif. Dia luar biasa, sulit untuk menggambarkan dia sebagai tipe pemain tertentu karena saya rasa saya tidak bisa,” ucap Yiadom.

“Tapi secara pribadi, ini adalah apa yang saya lihat darinya saat latihan dan juga sejumlah laga yang dia mainkan bersama Ghana. Saya menilai, dia memiliki atribut dalam peran sebagai No.8, dan lebih kepada seorang gelandang box-to-box,” sambungnya.

“Atletico tentu benar-benar keras dan sangat disiplin, tapi setelah berlatih dengannya, saya menilai dia bukan sebagai pemain yang ibarat anjing penjaga, memproteksi pertahanan. Dia punya kualitas yang jauh lebih banyak daripada itu,” pungkasnya.

x

Check Also

Arsenal Masih Belum Ada Kapten Baru, Ben White Siap Jadi Pengganti Aubameyang

London – Saat ini Pierre-Emerick Aubameyang sekarang sudah bukan lagi kapten Arsenal karena melakukan pelanggaran ...