Home > Berita Liga Champions > Awas, 3 Grup Maut Liga Champions 2020/21 Ini Siap Memakan Korban

Awas, 3 Grup Maut Liga Champions 2020/21 Ini Siap Memakan Korban

Drawing babak grup Liga Champions musim ini sudah dilangsungkan pada pertengahan pekan ini. Sebanyak 32 tim terbaik Eropa akan terbagi menjadi 8 grup berbeda dengan masing-masing ada 4 peserta.

Fokus dari drawing Liga Champions kali ini tentu ada pada bagaimana rivalitas Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi. Soalnya pada akhirnya kedua megabintang itu dijadwalkan akan saling bertemu di fase grup G.

Lionel Messi di Barcelona dan Cristiano Ronaldo yang akan membela Juventus. Tanpa mengecilkan peluang tim lain, rasanya Barcelona dan Juventus sudah hampir pasti akan lolos dari babak grup G.

Selain persaingan Ronaldo vs Messi, ada hal menarik lain yang menjadi sorotan usai drawing babak grup Liga Champions dilakukan. Yaitu, adanya grup maut tempat klub-klub raksasa Eropa berkumpul.

Dampak yang ditimbulkan dengan adanya grup maut atau neraka itu sendiri adalah bagaimana nantinya ada klub besar Eropa yang bisa menjadi korban. Sebelum mengetahui siapakah yang menjadi korban, grup manakah yanng tergolong maut di Liga Champions musim ini?

Grup B 

Kita mulai dari grup B yang layak disebut dengan grup maut. Grup B sendiri berisikan Real Madrid, Inter Milan, Shakhtar Donetsk dan Borussia Monchengladbach.

Mengapa grup B ini dikatakan grup maut? Soalnya ada tiga tim kuda hitam yang memiliki kekuatan hampir sama yaitu Inter Milan, Shakhtar Donetsk dan Borussia Monchengladbach. Sedangkan Real Madrid yang jadi tim unggulan.

Sebenarnya juga tidak serta merta bisa melenggang mulus. Inter Milan punya materi pemain mumpuni, Shakhtar Donetsk sebagai tim berpengalaman di Liga Champions, serta Monchengladbach adalah kuda hitam yang nyaris juara Liga Jerman musim lalu.

Inter Milan mungkin diprediksi akan menjadi tim yang bisa menemani Real Madrid. Tapi melihat potensi Shakhtar Donetsk dan Monchengladbach, rasanya Inter Milan ada kemungkinan untuk tersingkir lagi di babak grup kalau tidak 100% mengerahkan kekuatan terbaik.

Grup D

Pindah ke grup D yang berisikan Liverpool, Ajax Amsterdam, Atalanta dan . . . . . . Midtyliand. Mungkin untuk nama terakhir bisa dikatakan akan tertutup peluangnya.

Tapi, tiga tim tersisa memiliki kualitas tidak beda jauh dengan gaya main sangat atraktif. Memang Liverpool berada di atas angin, tapi meremehkan Ajax Amsterdam dan Atalanta rasanya haram hukumnya.

Kita masih ingat tentu dengan apa yang dilakukan Ajax Amsterdam yang sukses menembus semifinal Liga Champions 2 musim lalu. Sedangkan Atalanta juga nyaris masuk ke semifinal Liga Champions musim lalu andai tidak kena comeback dari PSG.

Bergabungnya Liverpool dengan dua tim penuh kejutan dalam 2 musim terakhir Liga Champions membuat grup D sangat sulit diprediksi. Tidak menutup kemungkinan akan sulit jadi juara grup kalau tidak berhati-hati dengan eksplosifitas Atalanta dan Ajax.

Grup H 

Save the best for the last, grup H adalah grup maut sesungguhnya. Bagaimana tidak, grup H ini ada 4 tim jagoan seperti Manchester United, Paris Saint-Germain (PSG) dan Istanbul Basaksehir.

Sungguh malang nasib Manchester United, mereka harus bertemu dengan semifinalis dan finalis Liga Champions musim lalu. PSG punya kekuatan yang bertumpu pada Neymar, Kylian Mbappe dan Angel Di Maria.

Walau Manchester United pernah menyingkirkan PSG, tapi kali ini Les Parisiens berbeda dengan status finalis Liga Champions. RB Leipzig sendiri walau tanpa Timo Werner malah semakin menyeramkan karena bermain sangat kolektif sampai sanggup singkirkan Atletico Madrid.

Terakhir ada Istanbul Basaksehir yang tidak boleh diremehkan karena punya kekuatan untuk jadi juara Turki mengalahkan Besiktas, Galatasaray hingga Fenerbahce. Manchester United yang kurang memiliki kedalaman skuat jelas sangat terancam dengan grup maut Liga Champions ini.

x

Check Also

Chelsea

Fans Kesal Chelsea Gagal Menang Lawan Zenit

London – Chelsea gagal menang saat bersua dengan Zenit St Petersburg di matchday 6 Grup ...