Home > Berita Liga Italia > Atalanta > Atalanta Berpotensi Mengancam Tradisi Tiga Raksasa Serie A

Atalanta Berpotensi Mengancam Tradisi Tiga Raksasa Serie A

Bergamo – Performa Atalanta di tiga laga awalnya di Serie A Italia musim ini membuat banyak pihak menilai Atalanta akan menjadi ancaman bagi tiga raksasa Serie A selama ini, Juventus, AC Milan, dan Inter Milan.

Bagaimana tidak, tim asuhan Gian Piero Gasperini ini telah mengemas 13 gol hanya dari tiga laga awalnya di Serie A musim ini.

13 gol yang dicetak La Dea tersebut didapat dari kemenangan melawan Torino (4-2), Lazio (4-1), dan Cagliari (5-2).

Untuk sementara ini, Atalanta memuncaki klasemen Serie A Italia dengan 9 poin. Berada satu strip di atas AC Milan, dengan poin yang sama.

Peta kekuatan Serie A Italia memang berubah secara dinamis dalam satu dekade belakangan ini. AC Milan dan Inter Milan yang terlihat mulai menurun membuat Juventus tampil dominan.

Sejumlah tim yang biasa di papan tengah kemudian mulai naik ke atas, seperti Napoli, AS Roma, dan Lazio. Nama Atalanta lolos dari perhatian.

Pada tiga musim terakhir ini, Atalanta mulai menunjukkan bahwa mereka layak untuk diperhitungkan di Serie A. La Dea mampu secara konsisten berkompetisi di papan atas.

Pada musim lalu, Atalanta bahkan berhasil menembus perempatfinal Liga Champions dan finish tiga besar di Liga Italia, mengungguli AC Milan, Inter, Lazio, Roma, dan Napoli.

Atalanta tercatat memiliki rekor gol tertinggi di Serie A selama dua musim beruntun, dari 2018-2019 sampai 2019-2020. Dan prestasi ini pula yang bakal digunakan Gian Piero Gasperini di musim ini.

Istimewanya, Atalanta memiliki skuad yang merata kemampuannya, tidak ada pemain yang benar-benar dominan di skuad Atalanta saat ini.

Dengan formasi pakem 3-4-3 atau 3-4-1-2, Atalanta akan melakukan pressing cukup ketat saat kehilangan atau pun menguasai bola.

Biasanya tiga pemain Atalanta akan bertugas menekan terus bek lawan ketika sedang menguasai bola atau pun hendak melakukan operan. Namun demikian, skuad Atalanta juga tiba-tiba . . . Gabung . . . dapat melakukan tekanan yang agresif ke pertahanan lawan.

Tidak heran bila Atalanta termasuk tim yang paling produktif di musim lalu dan musim ini.

Tiga penyerang mereka telah mengantongi banyak gol assist di musim lalu. Luis Muriel (17 gol), Josip Ilicic (15 gol/8 assist), Duvan Zapata (14 gol/6 assist), dan Papu Gomez (6 gol/15 assist).

Tidak hanya di lapangan Atalanta berprestasi, namun dari segi keuangan pun La Dea lebih baik dari Inter Milan dan AC Milan.

Dengan menjual 17 pemainnya, Atalanta meraup 321,9 juta euro atau sekitar Rp 5,5 triliun. Termasuk di dalamnya, Amad Traore yang dijual ke Man United dengan mahar 40 juta euro dan Dejan Kulusevski ke Juventus sebesar 35 juta euro.

Dan hebatnya lagi, meski telah kehilangan banyak pemain bintangnya, namun Atalanta masih bisa berkompetisi dengan sangat baik.

Awal musim ini, Atalanta mendatangkan pemain muda Lokomotiv Moskow, Aleksey Miranchuk, dengan hanya membayar 14,5 juta euro. Meski demikian, gelandang serang asal Rusia ini akan menjadi kekuatan besar bagi Atalanta di masa depan.

Selain itu, Atalanta juga mendatangkan Mario Pasalic dari Chelsea yang mereka tebus dengan harga hanya 15 juta euro.

Sehatnya keuangan Atalanta membuat mereka bisa merenovasi total stadion Atleti Azzuri d’Italia dan mengganti namanya menjadi Gewiss Arena untuk digunakan di musim 2021-2022 mendatang.

Karena itu, bila tidak diwaspadai, Atalanta akan berubah menjadi raksasa Serie A Italia yang baru. Menggusur tiga raksasa lainnya.

x

Check Also

Gasperini Yakin Kejutan Atalanta Akan Terus Berlanjut

Milan – Gian Piero Gasperini optimis kejutan yang ditunjukkan Atalanta bukanlah kebetulan semata namun hasil ...