Home > Berita Liga Italia > AC Milan Pernah Diperkuat Oleh Sederet Pemain Legenda Ini

AC Milan Pernah Diperkuat Oleh Sederet Pemain Legenda Ini

AC Milan akan dikenang sebagai salah satu klub paling sohor di dunia. Klub yang sudah berdiri sejak tahun 1899 ini telah menaruh namanya dalam benak penggemar sepak bola sebagai salah satu klub tersukses di dunia. Serie A telah ditaklukannya sebanyak 18 kali ditambah tujuh gelar Liga Champions sebagai bukti dari suksesnya Il Rossoneri. Khalayak juga tentu mengenal AC Milan sebagai salah satu klub yang banyak diisi oleh legenda sepak bola.

Selaras dengan kesuksesan yang dimiliki AC Milan, karir beberapa pemain ini juga begitu menanjak saat bersama tim merah hitam itu. Bersama Il Rossoneri, pemain-pemain ini begitu dicintai penggemarnya lewat dedikasi dan kontribusinya. Semakin harum namanya karena beberapa pemain ini dikenal sebagai salah satu alasan AC Milan meraih kejayaan.

Dari lini belakang sampai depan, AC Milan pernah memiliki pemain kebanggaan di beberapa dekade. Paolo Maldini menjadi salah satu ikon legendaris yang dimiliki AC Milan. Jiwanya sebagai pemimpin lah yang menjadi salah satu alasan AC Milan begitu digdaya di eranya.

Bersama Maldini ada beberapa nama lain yang dilansir melalui Sportmob sebagai yang terbaik. Siapa saja?

Paolo Maldini

Pemain bertahan berkebangsaan Italia ini sudah tidak perlu diragukan lagi merupakan simbol dari AC Milan. Maldini begitu dicintai penggemar AC Milan, sepanjang karirnya Paolo Maldini mendedikasikan karirnya sebagai pesepak bola hanya untuk berseragam merah hitam. Kesuksesannya bersama AC Milan pun tergambarkan lewat trofi-trofi yang diraihnya bersama tim.

Maldini sebagai tembok kokoh AC Milan meraih segalanya di klub itu termasuk tujuh gelar Serie A, dan lima gelar Liga Champions. Bersama Il Rossoneri, Paolo Maldini juga menjadi sosok kapten ikonik dan menggambarkan pemimpin sejati. Sepanjang karirnya Paolo Maldini pun sudah tampil sebanyak 901 kali bersama AC Milan di semua kompetisi. Berkat dedikasinya AC Milan mempensiunkan nomor punggung 3 milik Maldini dan membuka pintu klub setelah dia pensiun. Sekarang Maldini masih berada di AC Milan dengan peran sebagai technical director.

Franco Baresi

Satu lagi pemain belakang legendaris yang pernah dimiliki AC Milan adalah Franco Baresi. Pemain bertahan yang lebih dikenal dengan perannya sebagi sweeper ini pun sama loyalnya dengan Maldini, di mana sepanjang karirnya hanya dihabiskan untuk AC Milan. Selama dua dekade Franco Baresi, 15 tahun terakhirnya dihabiskan Baresi dengan tugas sebagai kapten tim. Bersama AC Milan, Baresi mengokohkan dirinya sebagai salah satu talenta luar biasa dalam dunia sepak bola.

Karirnya di AC Milan pun bergelimang trofi termasuk enam gelar Serie A dan tiga kali merajai kompetisi Eropa. Dirinya kemudian masuk Hall of Fame AC Milan, dan sama seperti Maldini nomor 6 yang dipakainya pun dipensiunkan setelah Baresi . . . . . . pensiun di tahun 1997.

Marco van Basten

Salah satu talenta besar di dunia sepak bola yang pensiun di usia muda adalah Marco van Basten. Sangat disayangkan cedera memaksanya untuk pensiun lebih cepat di usia 28 tahun padahal di AC Milan van Basten mendapatkan segalanya untuk terus menjadi pemain hebat. Delapan musim membela AC Milan, Marco van Basten menjadi pemain Belanda kecintaan warga Italia berkat kemampuannya dalam mencetak gol.

Marco van Basten bisa menyundul bola, mengontrol bola, sampai memberikan tembakan mematikan yang membawanya untuk mencetak 125 gol dari 201 penampilannya. Selama karirnya dia berhasil meraih banyak trofi bersama klub maupun gelar individu. Di AC Milan dia menyumbangkan dua gelar Liga Champions berturut-turut musim 1989 dan 1990 dan tiga gelar Serie A serta trofi lainnya. Marco van Basten juga memiliki tiga gelar Ballon d’Or sebagai raihan pribadinya.

Gianni Rivera

Playmaker satu ini membela AC Milan selama 19 tahun dan menjadi salah satu alasan suksesnya AC Milan di era 1960-an sampai 1970-an. Gianni River yang tampil sebanyak 647 kali bersama Milan mampu membukukan 164 gol. Perannya di lapangan bukan hanya sebagai motor serangan tim, tapi juga dia mengemban tugas sebagai kapten di 13 musim terakhirnya.

Sebagai gelandang serang, Rivera sering menjadi penentu kemenangan AC Milan lewat gol-golnya yang tidak terduga. Bersama kepemimpinannya, AC Milan mampu meraih 13 trofi termasuk tiga gelar Serie A, empat Coppa Italia, dua piala Eropa. Berkat kemampuannya Rivera pun diganjar penghargaan Ballon d’Or pada tahun 1969.

Gunnar Nordahl

Mundur sedekade sebelum era Gianni Rivera, AC Milan memiliki daya gedor dalam diri penyerang Swedia, Gunnar Nordahl. Selama delapan tahun membela AC Milan di rentang waktu 1949-1956, Gunnar Nordahl mampu menjadi momok menakutkan untuk lini belakang lawan. Bersama AC Milan, Nordahl menjalankan lima dari delapan musimnya sebagai top skor di Serie A.

Paling besar gelontoran golnya ada di musim 1949/50 dengan raihan 35 gol di Serie A. Di Milan, Nordahl total mencetak 213 gol dari 262 kali penampilannya di semua kompetisi, dan sekarang masih memiliki titel sebagai top skor sepanjang masa AC Milan. Il Rossoneri pun dibawanya meraih tiga gelar liga dan empat Coppa Italia sepanjang masa baktinya.

x

Check Also

Baru Pramusim, 3 Pemain Indisipliner Juventus Sudah Dibekukan

Musim 2021/22 belum lagi dimulai. Akan tetapi telah ada tiga pemain Juventus yang dilaporkan telah ...