Home > Berita Liga Spanyol > Barcelona > 3 Pelatih Ini Sempat Ingin Boyong Messi, Tapi Gagal

3 Pelatih Ini Sempat Ingin Boyong Messi, Tapi Gagal

Setiap pelatih pasti mengingingkan kehadiran Lionel Messi di tim mereka. Status sebagai top scorer sepanjang masa Barcelona (635 gol), enam Ballon d’Or, dan empat titel Liga Champions sudah cukup membuktikan kehebatan pria kelahiran Rosario itu. Tapi, sampai sekarang belum ada pelatih yang berhasil memindahkan magis sang superstar ke tim mereka.

Berikut ini barisan nakhoda yang tak berhasil mengangkut Messi.

JOSE MOURINHO

Berdasarkan cerita dari buku karya jurnalis kenamaan Italia, Gianluca Di Marzo, Messi sempat berusaha meninggalkan Barcelona saat bursa transfer musim panas 2014 dibuka. Kondisi itu coba dimanfaatkan oleh Jose Mourinho yang sedang menjabat sebagai nakhoda Chelsea.

Bahkan Mou dan Messi diklaim sudah mencapai kesepakatan verbal setelah berbincang lewat video call. Ujung cerita, megatransfer itu tidak pernah terjadi karena muncul penolakan dari ayah sekaligus agen Messi, Jorge.

ARSENE WENGER

Saat masih menduduki kursi pelatih Arsenal, tepatnya pada 2003, Arsene Wenger meminta klub untuk membeli pemuda berumur 16 tahun bernama Messi dari akademi Barcelona. Tapi, pemain idaman Wenger batal mendarat gara-gara pergerakan lambat The Gunners dalam melakukan pendekatan. Sosok asal Prancis itu juga gagal menggaet Cristiano Ronaldo pada tahun yang sama.

“Saya nyaris mendapatkan Ronaldo. Andai saja terwujud, itu akan mengubah sejarah . . . . . . Arsenal,” kata Wenger.

“Begitu juga dengan Messi karena kami tertarik dengan dia,” kata Wenger menambahkan.

PEP GUARDIOLA

Hal terbesar pada bursa transfer musim panas 2020 adalah berita soal keinginan Messi untuk pergi dari Barcelona. Jebolan akademi Newell’s Old Boys itu mengira dirinya bisa pergi secara gratis dengan menggunakan klausul khusus dalam kontraknya. Tapi, pihak Barcelona bersikeras mengatakan kalau Messi cuma bisa pergi kalau ada klub yang menebus klausul pelepasan sebesar 700 juta euro (Rp 12 triliun).

Alhasil, demi menghindari masalah hukum, Si Kutu memilih bertahan di Camp Nou. Keputusan Messi bikin pelatih Manchester City, Pep Guardiola, jadi gigit jari. Pasalnya, Pep jadi salah satu nakhoda yang ngebet mendapatkan Messi. Maklum, mereka berdua punya hubungan sangat baik saat bekerjasama di Barcelona selama rentang waktu 2008–2012.

x

Check Also

Barcelona

Jika Bisa Kalahkan Real Madrid Di Ajang Supercopa , Akan Berdampak Positif Bagi Barcelona

Jakarta – Barcelona akan berhadapan dengan Real Madrid di babak semifinal Supercopa de Espana 2021/22 ...