Home > Timnas Indonesia > Timnas Indonesia U-19 > 2 Negara Ini Dibidik Untuk Lanjutan TC Timnas U-19 Indonesia

2 Negara Ini Dibidik Untuk Lanjutan TC Timnas U-19 Indonesia

Jakarta – Timnas U-19 Indonesia kemungkinan batal melakukan pemusatan latihan lanjutan di Prancis, karena PSSI kini tengah mempertimbangkan dua negara lainnya, yakni Belanda atau Jepang.

Sebelumnya, setelah merampungkan kegiatan pemusatan latihan di Kroasia selama kurang lebih dua bulan, Timnas U-19 Indonesia kembali ke Tanah Air pada Senin (26/10/2020), dan dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa (27/10/2020) sore WIB.

Setelah beristirahat selama sebulan, Timnas U-19 Indonesia akan kembali menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menjelang Piala AFC U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021.

Seharusnya, pada awal Desember mendatang Timnas U-19 Indonesia akan meneruskan program pemusatan latihannya di Prancis sambil mengikuti Turnamen Toulon 2020. Namun turnamen tersebut dibatalkan karena melonjaknya kasus Covid-19 di Prancis.

“Ada istirahat cukup lama sebelum ke Prancis. Namun, negaranya membatalkan Turnamen Toulon 2020. Kami akan coba cari lokasi pengganti, mungkin ke Belanda atau Jepang atau lokasi lain,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, pada webinar virtual bertajuk ‘Piala Dunia U-20 2021, Panggung Anak Muda Indonesia’, Selasa (27/10/2020).

Sebelumnya, Komite Penyelenggara Turnamen Toulon 2020 membatalkan ajang tersebut setelah kasus penyebaran virus corona di Bouches-du-Rhone, lokasi penyelenggaraan, meningkat. Pemerintah Prancis kemudian bergerak cepat untuk menerapkan jam malam di wilayah tersebut.

“Seperti yang dilihat, situasi kembali memburuk di Eropa, terutama di Prancis Selatan yang mengalami peningkatan jumlah kasus positif . . . . . . COVID-19,” tulis Komite Penyelenggara Turnamen Toulon dalam keterangan resminya.

“Situasi ini menyebabkan pemerintah Prancis menetapkan jam malam di berbagai wilayah, termasuk di Bouches-du-Rhone, lokasi penyelenggaraan turnamen. Saat ini, bukan lagi tentang olahraga. Namun, sebagai warga negara, kami ikuti rekomendasi pemerintah untuk melindungi atlet, pelatih, dan ofisial dalam organisasi dan turnamen ini,” sambungnya.

“Akibatnya, setelah berkonsultasi dengan mitra utama, kami mengambil keputusan sulit untuk membatalkan turnamen. Seperti yang Anda bayangkan, ini adalah pukulan berat bagi kami. Namun, kami akan kembali pada 2021. Turnamen yang dibuat sejak 1967, mendapatkan reputasi dunia selama bertahun-tahun dan kami memiliki keinginan yang kuat untuk melanjutkan warisan ini,” lanjut pernyataan tersebut.

“Kami mengerjakan turnamen berikutnya, yang rencananya akan diadakan pada 31 Mei hingga 13 Juni 2021. Turnamen ini menawarkan kualitas tinggi dan dapat menjadi ajang persiapan bagi negara yang akan mengikuti Olimpade Tokyo 2020 pada 23 Juli-8 Agustus 2021,” tutupnya.

x

Check Also

Shin Tae-yong Baru Hentikan Latihan Bila Tenaga Pemain Sudah Habis

Jakarta – Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, memang dikenal disipilin dan keras saat melatih. ...