Home > Berita Bola > 10 Pemain Termahal di Asia Tenggara, Ada Yang Dari Indonesia

10 Pemain Termahal di Asia Tenggara, Ada Yang Dari Indonesia

Pemain asal Asia Tenggara mulai diperhitungkan dalam transaksi jual beli pemain di industri sepak bola dunia. Klub-klub Eropa mulai melirik sejumlah talenta muda yang berasal dari wilayah tenggara Asia seperti Vietnam, Malaysia, dan Indonesia.

Belum lagi menghitung banyaknya pemain-pemain Thailand yang berkarier di Liga Jepang atau J.League. Seiring dengan peningkatan permintaan pasar, tentu nilai pasar para pemain asal Asia Tenggara juga memiliki peningkatan.

Berikut rangkuman 10 pemain Asia Tenggara yang punya nilai pasar termahal.

1. Neil Etheridge – Filipina (Rp 41,8 miliar)

Kiper Cardiff City, Neil Etheridge.

Dilansir dari situs Transfermarkt.com, Neil Etheridge menjadi pemain asal Asia Tenggara termahal saat ini. Pemain keturunan Filipina itu memiliki nilai pasar sebesar 2,4 juta Euro atau sekitar Rp 41,8 miliar.

Neil sendiri menghabiskan seluruh masa kariernya dengan membela klub-klub Inggris seperti Fulham, Bristol Rovers, dan Cardiff. Musim ini, kiper 30 tahun itu baru saja pindah ke Birmingham City usai menyelesaikan kontrak dengan Cardiff.

2. Chanathip Songkrasin – Thailand (Rp 33,1 miliar)

Gelandang serang Chanatip Songkrasin saat berseragam Consadole Sapporo.

Chanathip Songkrasin memang baru berusia 26 tahun, tapi nilai pasarnya sudah mencapai Rp 33,1 miliar. Pemain asal Thailand itu saat ini bermain untuk klub H C Sapporo yang bermain di kasta tertinggi Liga Jepang atau J1 League.

Chanathip dipinang oleh H C Sapporo usai menunjukkan permainan impresif saat menjalani masa peminjaman di sana pada 2017-2019. Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu mendapat kontrak jangka panjang sampai Januari 2025.

3. Theerathon Bunmathan – Thailand (Rp 13,9 miliar)

Theerathon Bunmathan ketika berhasil mencetak gol untuk Yokohama F Marinos di J League.

Posisi ketiga ditempati oleh pemain Thailand lain yang juga bertanding di Liga Jepang, Theeratho Bunmathan. Pemain Yokohama F M itu memiliki nilai pasar mencapai 800 ribu Euro atau sekitar Rp 13,9 miliar.

Setelah menjalani masa peminjaman dari Muangthong United pada 2019 lalu, Theerathon  langsung ditawari kontrak jangka menengah oleh Yokohama F M pada Januari 2020. Bek 30 tahun itu mendapat kontrak membela Yokohama hingga akhir 2022.

4. Teerasil Dangda – Thailand (Rp 12,6 miliar)

Ekspresi striker Muangthong United, Teerasil Dangda seusai dikalahkan Chainat FC pada pekan keenam Liga Thailand 1 2019, 3 April 2019.

Seperti Chanathip dan Theerathon, Teerasil Dangda merupakan pemain Thailand yang bermain di Liga Jepang. Teerasil direkrut oleh Shimizu S-Pulse setelah menyelesaikan masa pinjaman di Sanfrecce Hiroshima dari Muangthong United pada Januari 2020.

Saat ini, pemain 32 tahun memiliki harga pasar mencapai Rp 12,6 miliar. Striker timnas Thailand itu sudah bermain di 17 pertandingan bersama Shimizu dan mencetak 3 gol.

5. Thitipan Puangchan – Thailand (Rp 8,3 miliar)

Gelandang timnas Thailand, Thitipan Phuangcan, saat melawan Timor Leste pada Piala AFF 2018, Jumat (

Dominasi Thailand dalam daftar pemain termahal asal Asia Tenggara semakin jelas dengan masuknya nama Thitipan Puangchan. Pemain 27 tahun itu memiliki nilai pasar mencapai 475 ribu Euro atau setara dengan Rp . . . Gabung . . . 8,3 miliar.

Seperti kebanyakan pemain hebat Thailand lainnya, Thitipan pernah menjajal atmosfer Liga Jepang dengan menjalani masa pinjaman di Oita Trinita pada 2019. Saat ini, Thitipan telah kembali ke timnya BG Pathum United dan bermain di Liga 1 Thailand.

6. Kawin Thamsatchanan – Thailand (Rp 6,9 miliar)

Pelatih dan kiper timnas Thailand, Akira Nishino serta Kawin Thamsatchanan saat memberikan keterangan pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (9/9/2019).

Kawin Thamsatchanan termasuk dalam deretan pemain Thailand yang bertanding di Liga Jepang. Dengan harga pasar mencapai Rp 6,9 miliar, Thamsatchanan sedang menjalani masa pinjaman di H C Sapporo dan bermain bersama Chanatip Songkrasin. Pada akhir Desember mendatang, Thamsatchanan akan kembali ke klubnya OH Leuven yang bermain di Liga Belgia.

7. Stefano Lilipaly – Indonesia (Rp 6,1 miliar)

Aksi winger Bali United, Stefano Lilipaly, saat menghadapi Melbourne Victory pada Kualifikasi Liga Champions Asia 2020.

Stefano Lilipaly menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang masuk dalam daftar 10 pemain termahal asal Asia Tenggara. Pemain Bali United itu berhasil menempati peringkat ketujuh dengan harga pasar mencapai Rp 6,1 miliar. Pemain naturalisasi berdarah Belanda itu juga menjadi salah satu langganan di timnas Indonesia.

8. Natxo Insa – Malaysia (Rp 5,6 miliar)

Gelandang Timnas Malaysia, Natxo Insa, saat berduel udara melawan pemain timnas Mongolia pada pertan

Pemain naturalisasi Malaysia, Natxo Insa, menempati urutan kedelapan dalam daftar pemain termahal asal Asia Tenggara. Pemain asal Spanyol itu memiliki harga pasar mencapai Rp 5,6 miliar.

Natxo Insa merupakan pemain senior yang membela klub Malaysia, Johor Darul Tazim.  Sebelumnya, pria 34 tahun itu menghabiskan kariernya di Spanyol dengan membela klub-klub seperti Valencia dan Levante.

9. Javier Patino – Filipina (Rp 5,2 miliar)

Striker Timnas Filipina, Javier Patino (tengah), saat diperkenalkan sebagai pemain naturalisasi.

Javier Patino merupakan pemain naturalisasi Filipina kedua yang berhasil menembus 10 besar pemain termahal asal Asia Tenggara. Penyerang yang berkarier di Liga Thailand itu memiliki nilai pasar sebesar 300 ribu Euro atau setara dengan Rp 5,2 miliar. Javier Patino saat ini bermain untuk Rathcaburi FC di Liga 1 Thailand.

10. Daisuke Sato – Filipina (Rp 2,6 miliar)

Walau punya nama yang bercorak Jepang, Daisuke Sato adalah pemain asli Filipina. Pemain yang berposisi sebagai bek itu punya nilai pasar sebesar 150 ribu Euro atau sekitar Rp 2,6 miliar. Saat ini, Sato bermain di Liga 1 Thailand bersama Muangthong United.

x

Check Also

Neymar Lempar Pernyataan Ingin Pensiun, Pemain Timnas Brasil Beri Semangat

Jakarta – Neymar menyinggung keinginannya untuk pensiun dini dari Timnas Brasil setelah ajang Piala Dunia ...