Home > Berita Liga Italia > Ronaldo Merasa Nyaman Dengan Skema Racikan Pirlo ?

Ronaldo Merasa Nyaman Dengan Skema Racikan Pirlo ?

Cristiano Ronaldo mempertahankan statusnya sebagai mesin gol Juventus. Terbukti dari dua pertandingan awal Liga Italia 2020-2021, Cristiano Ronaldo mencetak tiga gol! Berkat pencapaian itu, Cristiano Ronaldo untuk sementara tercatat sebagai top skor sementara Liga Italia 2020-2021.

Bagusnya performa Ronaldo di atas, pertanda pesepakbola berpaspor Portugal itu cocok dengan racikan pelatih anyar Juventus, Andrea Pirlo?Semenjak ditunjuk sebagai pelatih  Juventus awal Agustus 2020, Pirlo sudah tiga kali memimpin Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan menjalani pertandingan.

Dalam tiga pertandingan itu, Cristiano Ronaldo selalu dimainkan sebagai penyerang. Saat Juventus menang 5-0 atas Novara dan 3-0 melawan Sampdoria, Ronaldo berduet dengan Dejan Kulusevski dalam pola 3-4-1-2. Sementara saat Juventus menghadapi AS Roma dini hari tadi, Ronaldo berduet dengan Alvaro Morata dalam pola 4-4-2.

Pertanda Cristiano Ronaldo terus-menerus dimainkan sebagai penyerang tengah? Melihat dari ucapan Pirlo kelar pertandingan Juventus vs Novara, pelatih 41 tahun itu mengatakan belum menemukan formasi baku sejauh ini, sehingga Cristiano Ronaldo bisa saja mentas sebagai winger kiri yang notabene posisi favoritnya.

Pola 3-4-1-2 dan 4-4-2 yang digunakan sejauh ini belum tentu diandalkan Pirlo sepanjang musim. Perubahan formasi kemungkinan dilakukan Pirlo saat Paulo Dybala benar-benar pulih dari cedera.

Tentu, Pirlo tidak akan tega membiarkan Dybala mendekam di bangku cadangan kalau playmaker berpaspor Argentina itu dalam kondisi bugar. Di saat . . . . . . yang bersamaan, Pirlo juga tidak akan mau mencadangkan Aaron Ramsey, pemain yang tampil brilian semasa Dybala mengalami cedera.

Karena itu, pola apa yang dipilih Pirlo untuk memainkan Dybala dan Ramsey secara bersamaan? Pirlo dapat menggunakan formasi 4-2-3-1. Dalam pola ini, posisi penjaga gawang ditempati Wojciech Szczesny. Lalu, empat bek sejajar diisi Juan Cuadrado, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini dan Alex Sandro.

(Dybala belum pulih 100 persen dari cedera)

Sementara untuk posisi gelandang double pivot, Ramsey dan Weston McKennie dapat dioperasikan di sini. Kemudian, Kulusevski bertugas sebagai winger kanan dan Cristiano Ronaldo di sisi sebelahnya. Bagaimana dengan Dybala?

La Joya (julukan Dybala) akan bertugas sebagai second striker, mendukung penyerang tunggal Alvaro Morata. Bisa dibilang, formasi ini jadi yang paling cocok untuk diterapkan bersama skuad Juventus racikan Pirlo.

Berikut formasi ideal Juventus racikan Pirlo:

(4-2-3-1): Szczesny; Cuadrado, Bonucci, Chiellini, Alex Sandro; McKennie, Ramsey; Kulusevski, Ronaldo, Dybala; Morata.

 

x

Check Also

Juventus Tempel Terus Gabriel Jesus, Tidak Mau Menyerah Begitu Saja

Kabar mengenai ketertarikan Juventus terhadap Gabriel Jesus masih saja terdengar. Si Nyonya Tua dilaporkan masih intens berkomunikasi ...