Home > Berita Bola > Ray Parlour Kecam Curhatan Alexis Sanchez Soal MU

Ray Parlour Kecam Curhatan Alexis Sanchez Soal MU

Manchester – Alexis Sanchez mendapat kecaman eks punggawa Arsenal, Ray Parlour. Sanchez disebut serakah dan semestinya punya mentalitas yang lebih tangguh.

Penyerang asal Chile itu baru saja menyampaikan curhatan saat masih berseragam Manchester United. Sanchez mengatakan, dia merasa tidak betah di klub hanya setelah menjalani satu sesi latihan.

Karier Sanchez di Old Trafford memang periode yang sulit. Sanchez diboyong dari Arsenal pada Januari 2018 dengan gaji senilai GBP 560.000 per pekan (nyaris Rp 11 miliar). Namun, ia kerap berurusan dengan ruang perawatan dan kesulitan beradaptasi sehingga hanya membuat 45 penampilan dengan donasi lima gol dan sembilan assist.

Sanchez lalu menjalani masa peminjaman ke Inter Milan pada musim panas 2019. Dia berhasil mempersembahkan sembilan gol dan 10 assist yang mengantar Nerazzurri finis runner-up Serie A dan menjadi finalis Liga Europa, sebelum akhirnya kontraknya dipermanenkan.

“Saya tidak percaya Anda ingin meninggalkan sebuah klub setelah satu sesi latihan,” sembur Parlour kepada TalkSPORT. “Bagaimana bisa itu terjadi?! Anda mestinya memberi diri Anda sendiri sebuah kesempatan; itu kan sebuah lingkungan yang baru dan cara latihan yang berbeda daripada di Arsenal.”

“Tapi dia kan dibayar GBP 560.000 sepekan dan dia langsung ingin pergi? Anda harus kerja keras dong,” lanjut anggota skuad Invincibles Arsenal itu.

Selain Man United, Sanchez juga diminati Manchester City. Namun, the Citizens akhirnya mundur dari perburuan karena tidak mampu dalam aspek finansial, termasuk pengeluaran gaji. Hingga kini tidak sedikit yang memprediksi bahwa Sanchez mungkin . . . . . . saja akan memiliki karier yang lebih baik seandainya berlabuh ke Etihad.

“Kenapa dia begitu serakah? Kalau dia betul-betul ingin bermain untuk Man City, kenapa dia tidak memangkas gajinya dan bilang, ‘Aku akan bergabung dengan bayaran GBP 250.000 per pekan?’ Dia bisa kan hidup dengan gaji GBP 250.000 sepekan? Dia memperoleh GBP 560.000 per pekan ketika dia bergabung Manchester United. Itu ngeri,” lanjut Parlour.

“Bagaimana Anda bisa bilang, sebagai seorang pemain, ketika Anda muncul di klub lalu Anda ingin pergi di hari berikutnya? Itu tidak benar. Mentalitas seperti itu seharusnya tidak dimiliki seorang pemain bola,” ketus dia.

“Anda mestinya bilang, ‘Ini adalah Manchester United, salah satu klub terbesar di dunia, dan aku harus berjuang untuk posisiku dan memastikan aku berusaha untuk tampil seperti saat masih di Arsenal. Mungkin sepakbolanya beda, mungkin tidak cocok untuk dia tapi Anda harus mencoba dan memenangkan fans, memenangkan para pemain, semuanya. Dan itulah yang tidak dia lakukan,” simpul Parlour akan kiprah Alexis Sanchez di Man United. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Sudah Pensiun Belum Ya ? Jika Cristiano Ronaldo Main Di Piala Dunia 2026

Jakarta – Perjalanan Portugal ke Piala Dunia 2022 Qatar akan dihadapkan dengan laga berat, mereka ...